RRQ Kazu, Bigetron, dan ONIC Buka Jalan ke Grand Finals FFWS SEA 2026
Tiga tim Free Fire Indonesia, RRQ Kazu, Bigetron, dan ONIC, lolos ke 12 besar Fase 1 FFWS SEA 2026 Fall, selanjutnya bersaing di Fase 2 demi Grand Finals.

RRQ Kazu di FFWS SEA 2026 Fall (Foto: Garena Free Fire ID)
Highlight Artikel
- Tiga tim Free Fire Indonesia, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC, berhasil menembus 12 besar Fase 1 FFWS SEA 2026 Fall dan akan langsung bertanding di hari pertama Fase 2.
- RRQ Kazu menjadi wakil Indonesia dengan performa terbaik, finis di posisi ketiga klasemen Fase 1 dengan 3 Booyah dan 267 eliminasi, tertinggi di antara semua tim.
- Fase 2 akan mempertemukan 18 tim untuk memperebutkan tiket Grand Finals, di mana dua tim teratas setiap matchday akan langsung lolos.
- Seluruh tim Indonesia memiliki peluang untuk mengamankan tempat di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall yang akan diselenggarakan di Surabaya.
Uzone.id - Tiga tim Free Fire Indonesia, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC, berpeluang lolos ke Grand Finals usai berhasil menembus 12 besar fase 1 FFWS SEA 2026 Fall. Ketiganya akan memulai perjuangan pada pekan ketiga fase 2 yang berlangsung pada 28-30 Agustus 2026 mendatang.
RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC akan langsung bermain pada hari pertama. Sementara EVOS Divine dan MBR Omega harus memulai Fase 2 dari hari kedua setelah masing-masing finis di posisi ke-13 dan ke-14.RRQ Kazu mencatatkan hasil terbaik di antara lima wakil Indonesia. Menutup pekan pertama dengan hasil yang kurang maksimal, RRQ Kazu tampil lebih baik di pekan kedua yang digelar pada 21-23 Agustus lalu.
Kebangkitan tim Indonesia sudah terlihat sejak hari pertama. Empat map pembuka berhasil dikuasai wakil Indonesia secara beruntun, dimulai dari ONIC yang mendapatkan Booyah di Nexterra, disusul MBR Omega di Kalahari.
RRQ Kazu kemudian melanjutkan tren tersebut dengan dua Booyah beruntun di Purgatory dan Solara. Hasil ini membuat RRQ meraih gelar ‘Team of the Day’ dengan torehan 111 poin, dua Booyah, dan 73 eliminasi.
Performa mereka berlanjut pada hari ketiga. RRQ mengamankan satu Booyah tambahan di Kalahari dan menutup pertandingan sebagai tim terbaik kedua pada hari tersebut dengan 117 poin.
Tambahan poin itu membawa RRQ Kazu naik ke posisi ketiga klasemen akhir fase 1. Mereka mengumpulkan 396 poin dari 24 pertandingan, sama seperti Team Falcons yang menempati urutan kedua. Total, RRQ mencatatkan tiga Booyah, 129 poin placement, serta 267 eliminasi yang menjadi torehan tertinggi di antara seluruh tim.
Pelatih RRQ Kazu, Adi ‘Adyy’ Gustiawan mengatakan, pekan pertama memang dimanfaatkan timnya untuk membaca pola permainan lawan dari setiap negara.
“Setelah mendapatkan data yang cukup, kami menerapkan strategi di pekan kedua untuk bisa memberikan perlawanan. Saya juga melihat tim-tim Indonesia lainnya berkembang. Mereka terlihat semakin memahami META yang tepat untuk dieksekusi pada pekan kedua ini,” jelasnya, dari keterangan pers yang kami terima.
Bigetron dan ONIC masuk 12 besar
Bigetron by Vitality juga menjaga performanya untuk mengamankan posisi keenam dengan 336 poin. Tim berjuluk ‘Robot Merah’ itu membukukan dua Booyah, 211 eliminasi, dan 125 poin placement.
Pada hari ketiga pekan kedua, Bigetron menempati urutan keempat dengan 97 poin. Mereka juga mendapatkan satu Booyah di map Solara.
ONIC melengkapi tiga wakil Indonesia yang masuk 12 besar setelah finis di peringkat ke-11 dengan 275 poin. ONIC menyumbangkan satu Booyah pada hari pertama pekan kedua saat wakil Indonesia menguasai empat map pembuka.
Sementara itu, EVOS Divine memperlihatkan peningkatan dengan mendapatkan Booyah pertamanya pada pekan kedua. Juara Esports World Cup: Free Fire 2025 tersebut menutup fase pertama di posisi ke-13 dengan 266 poin.
EVOS sebenarnya cuma terpaut satu poin dari Twisted Minds yang berada di batas akhir 12 besar. Sedangkan MBR Omega menempati posisi ke-14 dengan raihan 251 poin dan dua Booyah.
Kejutan lainnya datang dari VAMOS. Tim asal Malaysia tersebut tampil dominan pada hari kedua dengan raihan 113 poin, dua Booyah, dan 71 eliminasi setelah memainkan Juan, pemain asal Indonesia, pada pekan ini.
Perebutan tiket Grand Finals dimulai
Memasuki fase 2, sebanyak 18 tim akan kembali bersaing untuk mendapatkan tiket Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall. Posisi masing-masing tim di fase 1 menentukan kapan mereka mulai bermain pada pekan ketiga.
Tim yang finis di posisi 12 besar akan tampil lebih dahulu pada hari pertama, yang berarti RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan ONIC, menjadi tiga wakil Indonesia yang turun pada pembukaan pekan ketiga.
Pada setiap matchday, dua tim teratas akan langsung mendapatkan tiket Grand Finals. EVOS Divine dan MBR Omega yang menempati urutan ke-13 dan ke-14 baru bermain pada hari kedua, sedangkan tim di posisi ke-15 dan ke-16 memulai pertandingan pada hari ketiga.
Kalau segalanya berjalan dengan baik, ada kemungkinan seluruh tim Indonesia mengamankan tempat di Grand Finals pada pekan ketiga. Namun kalaupun belum berhasil, mereka masih punya kesempatan terakhir pada pekan keempat.
Pada pekan terakhir tersebut, tim yang berada di posisi ke-17 dan ke-18 fase 1 juga akan ikut bertanding. Hanya enam tim teratas di klasemen keseluruhan pekan keempat yang berhak melengkapi daftar peserta Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya nanti.
Pekan ketiga Knockout Stage FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung pada 28 sampai 30 Agustus 2026. Pertandingannya dapat disaksikan melalui kanal YouTube, Facebook, dan TikTok Free Fire Esports Indonesia mulai pukul 17.30 WIB.
FAQ Artikel
Tim Free Fire Indonesia mana saja yang lolos ke Fase 2 FFWS SEA 2026 Fall?
Lima tim Free Fire Indonesia yang lolos adalah RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, ONIC, EVOS Divine, dan MBR Omega. RRQ Kazu, Bigetron, dan ONIC masuk 12 besar dan langsung bermain di hari pertama Fase 2.
Kapan Fase 2 (Pekan Ketiga) FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung?
Pekan ketiga Knockout Stage FFWS SEA 2026 Fall akan berlangsung pada tanggal 28 hingga 30 Agustus 2026.
Bagaimana cara tim lolos ke Grand Finals dari Fase 2?
Pada setiap matchday Fase 2, dua tim teratas akan langsung mendapatkan tiket Grand Finals. Jika belum berhasil di pekan ketiga, ada kesempatan terakhir di pekan keempat, di mana enam tim teratas di klasemen keseluruhan akan melengkapi daftar peserta Grand Finals.
Bagaimana performa RRQ Kazu di Fase 1 FFWS SEA 2026 Fall?
RRQ Kazu mencatatkan hasil terbaik di antara wakil Indonesia, finis di posisi ketiga klasemen akhir Fase 1 dengan 396 poin, tiga Booyah, dan 267 eliminasi yang merupakan torehan tertinggi di antara seluruh tim.

