
-
Rentetan gempa yang mengguncang Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua pekan terakhir meluluhlantakkan puluhan ribu rumah dan bangunan. Namun ada segelintir tempat di Lombok yang bisa dikatakan tak terpengaruh guncangan gempa.
Tempat itu adalah kampung adat suku Sasak yang tersebar di beberapa titik di Lombok.
Setidaknya ada enam kampung adat yang tersebar di Lombok. Namun kami hanya sempat mendatangi dua lokasi yakni Kampung Sasak Sade dan Kampung Sasak Ende. Keduanya terletak di Kabupaten Lombok Tengah.
|
Seorang anak di kawasan rumah adat suku Sasak, Lombok, Nusa Tenggara Barat. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
|
"Kayu ini kira-kira tingginya 3 meter, tapi 2 meternya masuk ke dalam tanah," ujar Tamat.
Mengkhawatirkan orang lain
Kombinasi antara lokasi yang agak jauh dari titik gempa, serta struktur bangunan yang tahan guncangan membuat warga di kedua kampung itu mengkhawatirkan orang lain.
Mardun mengaku kadang masih ada tetangganya yang refleks keluar rumah ketika gempa mengguncang. Namun setelahnya mereka lebih khawatir dengan saudaranya yang tinggal di luar kampung.
"Kami lebih panik karena ada yang saudara yang tinggal di luar (kampung) yang rumahnya sudah modern," kata Mardun.
Menurut Mardun beberapa saudaranya yang tinggal di luar kampung adat, kini terpaksa tidur di depan rumah karena khawatir bahaya gempa susulan.
Rasa iba juga terbersit dari Kampung Ende bagi warga Lombok yang terkena dampak parah gempa.
Tamat berkata warga kampungnya berniat mengumpulkan beras untuk dikirim ke korban gempa yang membutuhkan terutama di Lombok Utara.
"Kami sedang usahakan setiap keluarga di sini bisa mengumpulkan beras 2 kg untuk dikirim ke sana," ujar Tamat.