
-
Ryan Reynolds ingin lebih mengeksplorasi seksualitas dalam semesta Deadpool. Itu disampaikan sang aktor sekaligus produser, dalam San Diego Comic Con, Sabtu (21/7) lalu.
Reynolds menyebut Deadpool dan sosok di balik 'pahlawan super' comel itu, Wade Wilson adalah panseksual-sebutan bagi mereka yang tertarik pada seseorang terlepas dari gender. Suatu hari, kata Reynolds, ia ingin mengeksplorasi sisi seksualitas itu.
Bagi sang suami Blake Lively ini, memunculkan karakter itu dalam sebuah film berarti merepresentasikan dan merefleksikan dunia sesuai kenyataan yang ada saat ini.
Pembangunan karakter Negasonic Teenage Warhead sendiri sudah dilakukan dalam Deadpool 2.
Sayangnya, apa yang diungkapkan Reynolds dalam Comic Con agak berbeda dengan penuturannya dua bulan lalu. Saat itu, dalam promosi film Deadpool 2 di Korea Selatan Reynolds menyebut ia takkan melanjutkan Deadpool sampai seri ketiga. "Saya rasa tidak akan ada Deadpool 3."
Lihat juga:Jason Mraz Blak-blakan soal Biseksual |
Reynolds saat itu juga menyebut, kalau pun Deadpool berlanjut, ia akan berkembang menjadi X-Force, kelompok yang dibentuknya di Deadpool 2. Namun, X Force takkan jadi Avengers.
"X-Force terdiri atas orang-orang yang lebih adaptif. Mereka adalah orang-orang yang akan melakukan pekerjaan yang tak akan, atau tak bisa dilakukan X-Men. Jadi kalian berurusan dengan sekumpulan laki-laki dan perempuan yang, kalian tahu, tidak memiliki kompas moral yang kuat seperti Avengers atau X-Men," demikian Reynolds berkata menjelaskan.