
Uzone.id – Hubungan Sam Altman dan Elon Musk memang gak pernah akur semenjak Altman berhasil membuat ChatGPT populer. Setelah sempat mereda (dan tidak bertikai), kedua tokoh publik yang sempat jadi rekan ini kembali cekcok di media sosial.
Kejadian ini terjadi pada Selasa, (12/08), dimana Elon Musk menuduh Apple ‘pilih kasih’ pada OpenAI dan membuat aplikasi lain sulit (bahkan mustahil) untuk bersaing dengan OpenAI di App Store.“Apple membuat perusahaan AI selain OpenAI mustahil untuk mencapai posisi #1 di App Store, dimana ini secara jelas melanggar aturan anti monopoli. xAI akan mengambil tindakan hukum,” kata Musk dalam postingan X miliknya.
Lalu, dengan sigap, Altman pun membalas argumen tersebut dengan balik menuduh hal serupa pada Elon Musk.
“Ini klaim yang luar biasa, mengingat berdasarkan kabar yang pernah saya dengar, Elon diduga memanipulasi X untuk menguntungkan dirinya sendiri dan perusahaan, sekaligus merugikan pesaing dan individu yang tidak ia sukai,” balasnya.
Musk pun kembali menjawab dan menegaskan kalau hal tersebut tidak benar. Ia bahkan menyebut Altman seorang pembohong.
“Kamu bahkan dapat 3 juta view di postingan omongan kosongmu. Dasar pembohong, ini jauh lebih banyak dari yang sering didapat oleh postingan saya,” tegas Musk.
Kemudian, Altman menantang Musk dengan memintanya menandatangani surat pernyataan bahwa Musk tidak pernah membuat perubahan algoritma X dengan cara merugikan pihak lain. Namun, Musk sendiri tidak menjawab tantangan tersebut.
Selain Altman, Musk juga menyindir Apple soal tindakan mereka yang disebut tidak adil karena tidak mempromosikan X dan Grok di bagian "Must Have" di App Store.
"X adalah aplikasi berita nomor 1 di dunia dan Grok adalah nomor 5 di antara semua aplikasi. Kalian main politik ya? Dengan siapa? Kasih tahu dong," kata Musk dalam sebuah postingan yang kini disematkan pada profil X-nya.
Sementara itu, Apple sendiri enggan untuk menjawab soal huru-hara tersebut. Hubungan Apple dan OpenAI terbilang cukup baik, pasalnya keduanya telah menjalin kerjasama semenjak 2024 lalu dan terus berlangsung hingga saat ini.
Namun, kalau bicara soal klaim Elon Musk yang menyebut Apple pilih kasih, beberapa pihak membuktikan tidak ada kesan bahwa Apple lebih condong ke satu aplikasi daripada yang lain.
Contohnya, beberapa aplikasi AI saingan OpenAI seperti DeepSeek dan Perplexity bahkan pernah menduduki posisi teratas di daftar aplikasi App Store.