Home
/
Lifestyle

Sambut Tahun Baru, Ancol Gelar Hajatan Mewah, Seperti Apa?

Sambut Tahun Baru, Ancol Gelar Hajatan Mewah, Seperti Apa?
Ririn Indriani28 December 2017
Bagikan :

 Taman Impian Jaya Ancol selalu menjadi tujuan wisata favorit masyarakat Indonesia untuk menghabiskan detik-detik pergantian tahun.

Pagelaran musik meriah dan pesta kembang api yang bombastis, merupakan daya tarik utama dan alasan mengapa masyarakat rela menghabiskan waktu di sana.Pun dengan perayaan pergantian tahun baru kali ini, PT. Pembangunan Jaya Ancol kembali menggelar hajatan mewah pada malam pergantian tahun bertajuk 'Ancol Gempita Festival 2017'

Kemeriahan akan difokuskan pada lima titik yaitu di Pasar Seni, Monumen Ancol, Pantai Lagoon, Taman Lumba-lumba, dan Pantai Carnaval.

Memiliki subtema 'Pesona Indonesiaku', hajatan besar Ancol kali ini akan sarat dengan nuansa budaya-budaya Indonesia. "Kita ingin Ancol menjadi tempat yang menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat banyak dan menjadi suatu yang dapat dibanggakan," ujar Direktur Utama Taman Impian Jaya Ancol, C. Paul Tehusijarana dalam acara konferensi pers Ancol Gempita Festival 2017 di Segarra Resto, Ancol, Rabu, (27/12/2017).

Nantinya, kebudayaan Betawi seperti Seni Kincir-kincir, Lenong, Lawak, dan Tari Betawi akan ditampilkan bagi pengunjung di areal Pasar Seni.

Sementara itu, di Taman Lumba-lumba akan ada pertunjukkan dari Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Di Monumen Ancol, budaya Jawa Timur seperti Reog Ponorogo juga akan menghibur para pengunjung Taman Impian Jaya Ancol.

Panggung hiburan dengan skala jauh lebih besar akan di pusatkan di Pantai Carnaval dan Pantai Lagoon Ancol.

Beberapa musisi besar Tanah Air seperti Setia Band, Wali, Armada, Kotak, Siti Badriah hingga Dua Anggrek dijadwalkan ikut serta memeriahkan panggung di Pantai Carnaval saat malam pergantian tahun.

"Paduan seni, musik serta pesta kembang api ini kami hadirkan untuk meriahkan malam pergantian tahun yang tak terlupakan. Karena Ancol ingin menghadirkan sajian hiburan yang juga mendidik serta melestarikan budaya Nusantara," tutup Tehusijarana.

 

 

populerRelated Article