Home
/
Gadget

Saya Coba Gaming di iPhone Duo: Grafisnya 'Rata Kanan', Tapi...

Pengujian game AAA di iPhone Duo menunjukkan performa grafis tinggi berkat chip A20 Pro, meski optimasi tampilan layar lipatnya masih terbatas.

Saya Coba Gaming di iPhone Duo: Grafisnya 'Rata Kanan', Tapi...

Bagikan :

Highlight Artikel

  • iPhone Duo ditenagai chip A20 Pro serta layar OLED 120Hz berukuran 7,6 inci dan 5,4 inci.
  • Layar dalam dilapisi nano-texture untuk mengurangi pantulan cahaya dan sidik jari.
  • Game AAA berjalan lancar dengan grafis tinggi, meski ada tampilan bar hitam pada layar lipat.
  • Sneaky Sasquatch mampu memanfaatkan posisi lipat L sebagai joystick virtual interaktif.

Uzone.id - iPhone Duo punya layar bagian dalam 7,6 inci dan layar luar berukuran 5,4 inci, dapur pacunya pun ditenagai prosesor A20 Pro yang juga dipakai iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max. Di atas kertas, kombinasi ini menjanjikan buat main game, apalagi judul-judul AAA.

Mumpung lagi pakai iPhone Duo, saya langsung nyobain main beberapa judul game di smartphone lipat pertama Apple ini. Saya main game baru di iPhone dan iPad, No Man’s Sky, terus main NBA 2K26, dan salah satu game dari koleksi Apple Arcade, Sneaky Sasquatch.

Sebelum saya cerita pengalaman main game di iPhone Duo, mari bahas dulu spesifikasi utamanya. 

Spesifikasi Utama iPhone Duo


iPhone Duo punya layar bagian luar atau outer display berjenis Super Retina XDR OLED seluas 5,4 inci dengan resolusi 1.398 x 2.034 piksel. Begitu dibuka, langsung disuguhkan layar OLED 7,6 inci beresolusi 1.878 x 2.670 piksel.

Kedua layarnya sudah mendukung ProMotion 120Hz dan tingkat kecerahan maksimal sampai 3.000 nits saat digunakan di luar ruangan. Yang menarik, sekaligus bikin saya suka dengan layar bagian dalam iPhone Duo adalah lapisan nano-texture yang mengurangi pantulan cahaya dan (sedikit) mencegah jejak sidik jari menempel di layar utama ini.

Buat dapur pacunya, iPhone Duo ditenagai A20 Pro dengan CPU 6-core, GPU 7-core, dan Dual 16-core Neural Engine. Prosesor ini mendukung ray tracing berbasis hardware, sementara untuk menjaga performanya stabil, Apple sematkan vapor chamber untuk membantu melepas panas. 

iPhone Duo menggunakan dua baterai yang ditempatkan di masing-masing sisi bodi. Kapasitasnya, diberitakan sebelumnya kalau iPhone Duo ditopang baterai 4.883 mAh.


Klaimnya Apple, baterainya bisa bertahan sampai 24 jam untuk penggunaan normal, atau pemutaran video sampai 31 jam di layar bagian dalam dan 44 jam untuk outer display-nya. 

Sementara untuk mengisi baterainya, iPhone Duo mendukung fast charging, di mana pengisian dayanya bisa mencapai 50 persen dalam sekitar 20 menit dengan adaptor USB-C 60W atau lebih. Ada pula dukungan MagSafe hingga 25W.

Spek lainnya mencakup pilihan penyimpanan 256 GB sampai 2 TB, dua kamera belakang 48 MP yang terdiri dari kamera utama Fusion dan ultrawide Fusion, serta kamera depan 12 MP Center Stage di layar luar. 

Ada pula kamera FaceTime di bawah layar dalam, Touch ID pada tombol samping, speaker stereo, WiFi 7, Bluetooth 6, dan koneksi 5G. iPhone Duo yang saya gunakan sudah berjalan di iOS 27.2. 

Main No Man’s Sky dan NBA 2K26 di iPhone Duo


Saya main tiga game dengan karakter yang berbeda. Dua di antaranya adalah No Man’s Sky dan NBA 2K26.

Di No Man’s Sky, pengaturan grafisnya bisa dinaikkan ke High atau Ultra, sementara opsi frame rate-nya bisa ‘dilepas’ pada mode Uncapped. Sementara NBA 2K26, secara default, grafisnya langsung diset pada Ultra High, alias mode paling tinggi.

Asli deh, kedua game emang sekelas konsol grafisnya. Apalagi, No Man’s Sky memang tidak dibuat ‘lite’ oleh Hello Games. Pun demikian dengan NBA 2K26 yang tampil dalam grafis memukau, baik di layar luar atau dalam iPhone Duo.


Cuma catatannya, tampilan kedua game ini belum terasa pas dengan bentuk iPhone Duo. Ketika dimainkan di outer screen, ada bar hitam yang cukup tebal di area kamera depan. 

Saya berharap layar yang lebih besar bisa membuat tampilannya lebih lega. Namun, saat iPhone Duo dibuka, bar hitam masih terlihat di bagian atas dan bawah game.



Sebenarnya, bar hitam seperti ini juga terjadi ketika saya review Samsung Galaxy Z Fold8 beberapa waktu lalu. Kalian bisa lihat review lengkapnya di bawah ini:

Saya juga mencoba melipat iPhone Duo membentuk huruf L dalam posisi tegak. Pada No Man’s Sky dan NBA 2K26, game hanya muncul di layar bagian atas, sedangkan bagian bawahnya hitam. Jadi, ruang layar tambahan itu belum memberi fungsi lain saat memainkan kedua game tersebut.


Pengalaman berbeda saya temukan di Sneaky Sasquatch. Game ini tampil memenuhi layar luar maupun layar dalam iPhone Duo. 

Ketika perangkat dilipat membentuk L, bagian atas dipakai untuk menampilkan game-nya, sementara bagian bawah berubah menjadi joystick virtual—mengingatkan dengan Nintendo DS. Buat saya, inilah contoh yang lebih menarik tentang bagaimana layar lipat bisa dipakai saat main game.


Dari tiga game yang saya coba, iPhone Duo punya spek yang memungkinkan game dimainkan dengan pengaturan grafis tinggi. 


Namun, layar dalamnya yang besar belum otomatis membuat pengalaman bermain jadi lebih maksimal. No Man’s Sky dan NBA 2K26 masih menyisakan ruang hitam, sedangkan Sneaky Sasquatch sudah menunjukkan pengalaman bermain yang lebih cocok dengan bentuk perangkat ini.

FAQ Artikel

Berapa ukuran dan spesifikasi layar iPhone Duo?

iPhone Duo memiliki layar luar 5,4 inci (1.398 x 2.034 piksel) dan layar dalam OLED 7,6 inci (1.878 x 2.670 piksel). Kedua layar mendukung ProMotion 120Hz, kecerahan hingga 3.000 nits, serta lapisan nano-texture pada layar dalam.

Prosesor apa yang ditenagai pada iPhone Duo?

iPhone Duo menggunakan prosesor A20 Pro dengan CPU 6-core, GPU 7-core, Dual 16-core Neural Engine, serta dukungan hardware ray tracing dan sistem pendingin vapor chamber.

Bagaimana ketahanan baterai dan kecepatan isi daya iPhone Duo?

iPhone Duo dibekali baterai 4.883 mAh dengan daya tahan hingga 24 jam penggunaan normal, serta fast charging 50 persen dalam 20 menit menggunakan adaptor 60W atau lebih.

Apakah semua game AAA sudah teroptimasi dengan baik di layar lipatnya?

Secara performa grafis sangat mumpuni, tetapi dari segi rasio layar, beberapa game seperti No Man’s Sky dan NBA 2K26 masih menampilkan ruang atau bar hitam di layar.

Muhammad Faisal Hadi Putra

Muhammad Faisal Hadi Putra

Jurnalis

Suka ngulik teknologi, gadget, dan game. Buat saya, yang menarik bukan cuma spesifikasi dan fitur, tapi juga pengalaman saat mencobanya langsung.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article