
Uzone.id - Curah hujan yang tinggi di sejumlah daerah di Indonesia membuat beberapa ruas jalan menjadi tergenang bahkan sampai banjir. Kira-kira kondisi seperti ini aman atau tidak ya untuk motor listrik?
Pertumbuhan pengguna kendaraan listrik semakin tinggi terutama di kota-kota besar. Bahkan tidak sedikit penggunanya yang memamerkan kemampuan kendaraan listrik dalam menerjang banjir.Kondisi ini tentu membuat masyarakat bertanya-tanya, apakah motor listrik memang seaman itu untuk melintasi banjir?
Ilman Fachrian Fadly selaku Head of Group Product Electric Vehicle 2W Polytron mengatakan kalau motor listrik tetap memiliki keterbatasan untuk di kondisi ekstrem seperti banjir.
"Motor listrik Polytron bukan motor amfibi. Penggunaan di banjir hanya diperbolehkan dalam kondisi darurat," ujar Ilman di Jakarta belum lama ini.
Pernyataan ini menegaskan bahwa motor listrik tidak dirancang sebegitu rupa untuk bisa menerjang banjir. Melainkan terdapat batasan dan hanya jika dalam kondisi yang benar-benar tidak bisa dihindari.
Ilman pun menjelaskan, secara spesifikasi motor listrik POlytron punya standar keamanan yang memungkinkan untuk digunakan saat banjir pada batas tertentu.
Dijelaskan kalau baterai motor listrik Polytron telah diuji oleh Sucofindo dan berhasil meraih sertifikasi IP67 yang mana tahan terhadap air dengan kedalaman 1 meter dengan durasi paparan 30 menit.
Dengan standar tersebut motor listrik Polytron masih memiliki toleransi untuk melintasi genangan air dalam kondisi darurat dan waktu yang terbatas. Namun Ilman menegaskan agar konsumen tidak membiasakan hal ini.
"Melewati banjir setinggi 1 meter masih aman dalamw aktu terbatas. Namun jika melewati kedalaman lebih dari itu, risiko jangka panjang seperti karat dan kerusakan tetap ada," sebutnya.
Perlu diketahui, air banjir berbeda karena terdapat kandungan yang tidak biasa seperti lumpur dan kotoran yang berpotensi memicu korosi pada komponen motor jika terlalu sering terpapar.
Bahkan korosi juga bisamuncul meskipun sistem baterai dan motor penggerak dirancang kedap terhadap air.
Ditambah lagi, kondisi jalanan yang tertutup air juga menambah risiko bahaya ketika motor listrik dipaksa melintasi banjir.