
Menurut data Riskesdas tahun 2013, gangguan kecemasan dialami oleh hampir 14 juta orang berusia 15 tahun ke atas, atau setara dengan 6 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Angka ini bukanlah jumlah yang sedikit sehingga perlu segera dilakukan penanganan yang tepat. Saat ini sudah banyak pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi kecemasan, salah satunya dengan cara hipnotis atau hipnoterapi. Lantas, seberapa efektif hipnotis untuk mengatasi gangguan kecemasan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Keadaan yang lebih rileks ini diyakini dapat membuat Anda lebih fokus pada pikiran bawah sadar Anda. Inilah yang memungkinkan Anda untuk menjelajahi beberapa masalah secara lebih dalam dan tenang. Sesi hipnoterapi dapat digunakan untuk beberapa hal sebagai berikut:
Para praktisi atau terapis hipnotis tidak akan mengendalikan pikiran Anda. Mereka hanya akan memandu Anda untuk mencurahkan segala kepenatan dan masalah yang dialami. Dari situ, Anda sendirilah yang bisa menentukan apa solusinya.
Hipnoterapi tidak dikenal secara luas sebagai psikoterapi dan pengobatan untuk mengatasi kecemasan. Namun, para periset telah mempelajari dampaknya terhadap berbagai gangguan mental, seperti gangguan kecemasan, gangguan stres pasca trauma (PTSD), dan depresi selama beberapa tahun.
Dalam sebuah penelitian tahun 2016, para peneliti mengamati kondisi otak orang-orang yang menjalani terapi hipnotis. Mereka menemukan bahwa kondisi otak pada orang yang terhipnotis mengalami beberapa perubahan, seperti menjadi lebih fokus dan lebih mampu mengendalikan beberapa gejala fisik dan emosional.
Saat memasuki situasi hipnotis, terapis akan meminta Anda untuk fokus pada saat-saat Anda merasa cemas. Anda mungkin diminta untuk fokus pada sensasi fisiknya sambil memikirkan pemicu kecemasan Anda. Begitu Anda mengenali sensasi ini, hipnoterapis akan mengucapkan kata-kata yang menenangkan sekaligus memberikan saran terbaik untuk Anda. Teknik inilah yang dikenal dengan penanaman sugesti.
Contohnya bila Anda merasa cemas di tempat kerja, Anda akan diminta untuk lebih yakin dengan kemampuan Anda sendiri dan lebih percaya diri. Selain itu, terapis juga mengajarkan teknik supaya Anda lebih rileks dan tenang jika kembali merasakan cemas di kemudian hari. Hasilnya, Anda akan lebih mudah untuk mengatasi gejala kecemasan yang sering kambuh, seperti:
Kecemasan merupakan tekanan psikologis yang banyak dialami oleh para penderita kanker. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017 mencatat bahwa hipnotis dapat mengurangi tingkat kecemasan pada penderita kanker, terutama bagi anak-anak yang menderita kanker dan mengalami stres. Karena itulah, cara hipnotis direkomendasikan untuk membantu mengatasi kecemasan.
Hal terpenting yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan menggunakan cara hipnotis adalah kualifikasi praktisi. Carilah ahli kesehatan mental yang berlisensi seperti psikolog, psikoterapis, psikiater, konselor, atau dokter medis yang juga seorang hipnoterapis.
Hipnotis hanyalah salah satu dari banyak cara klinis yang efektif untuk membantu mengatasi kecemasan. Namun, Anda tidak bisa serta merta memilih cara hipnotis tanpa saran dari tim medis. Oleh karena itu, konsultasikan pada dokter atau ahli kejiwaan Anda terlebih dahulu untuk mendapatkan saran terbaik.
The post Seberapa Ampuh Teknik Hipnotis untuk Mengatasi Gangguan Kecemasan? appeared first on Hello Sehat.