
Setiap tanggal 1 Mei, seluruh dunia merayakan International Workers Day, atau Hari Buruh Internasional yang dikenal dengan nama May Day.
Bagi kebanyakan orang di belahan bumi utara, May Day digambarkan dengan festival yang cerah dan kegembiraan untuk menanti hari-hari yang hangat di musim semi. Namun itu tak semuanya. May Day juga merupakan hari yang penuh protes, demonstrasi, dan kerusuhan para pekerja.
Mengapa May Day ini identik dengan para buruh yang berdemo dan kerusuhan menuntut berbagai hal tentang pekerjaannya?
Identik dengan protes
Selain menjadi hari libur internasional, may day juga digunakan untuk menyalurkan pendapat kaum pekerja lewat unjuk rasa atau protes. Bahkan terkadang demonstrasi ini bisa berubah menjadi kekerasan.
Di tahun 2014, Turki berusaha melarang aksi buruh dengan alasan masalah keamanan. Di seluruh Eropa pun, protes kaum buruh ini juga dijaga ketat oleh polisi.
Di Indonesia sendiri pun, setiap tanggal 1 Mei, beberapa kawasan di ibu kota Jakarta juga dipenuhi oleh massa pekerja yang ingin menyampaikan permintaan mereka kepada para pejabat.
|
Foto: ANTARA FOTO/R. Rekotomo
ilustrasi hari buruh 2017 |
Arti May Day
Mungkin ada beberapa pertanyaan terkait penamaan May Day.
Ada yang menduga bahwa ini mungkin terkait dengan hari pertama di bulan Mei sehingga disebut sebagai hari Mei atau May Day.
Ada juga yang menduga bahwa hal ini berafiliasi dengan panggilan darurat Mayday!Mayday!. Namun sebenarnya antara May Day dan mayday ini tak ada hubungannya. Pasalnya panggilan darurat mayday sendiri berasal dari bahasa Perancis M'aidez yang berarti "tolong saya."