icon-category Entertainment

Seram, 5 Fakta Soal Biarawati yang Kisahnya Mirip Film The Nun

  • 11 Sep 2018 WIB
  • Bagikan :

    Cerita tentang biarawati yang dihantui sosok iblis ala The Nun bisa jadi benar-benar nyata.

    Kisah biarawati kerasukan iblis di film The Nun diduga pernah dialami oleh Suster Maria Crocifissa della Concezione yang tinggal di Biara Palma, Sisilia, Italia.

    Suster Maria mengaku kerasukan sampai-sampai pernah menulis surat bernada anti-kristus, seperti yang terjadi di film The Nun.

    Dilansir dari berbagai sumber oleh Suara.com, berikut adalah fakta-fakta menarik terkait Suster Maria, biarawati yang pernah kerasukan mirip film the Nun.

    1. Terlahir dengan nama Isabella Tomasi

    Sebelum mengambil sumpah, Suster Maria Crocifissa memiliki nama asli yaitu Isabella Tomasi. Isabella sendiri lahir di Agrigento pada 29 Mei 1645 atau sekitar 373 tahun lalu.

    Sejak kecil, Isabella dididik sangat relijius sehingga tak heran ia memilih hidup mengabdikan diri sebagai biarawati pelayan Tuhan. Isabella Tomasi resmi menjadi suster pada 7 Oktober 1660 dan mengubah namanya menjadi Suster Maria Crocifissa della Concezione.

    2. Menjadi suster di usia 15 tahun

    Suster Maria Crocifissa resmi menjadi suster diusia sangat belia yaitu 15 tahun.
    Ia kemudian menjadi suster kepala di biara Palazzo Ducale Palma di Montechiaro yang dibangun oleh saudara laki-lakinya, Carlo.

    Pada 1672, Suster Maria mengaku mendapatkan penglihatan magis dan bertemu 'Madonna Addolarata' atau Our Lady of Sorrow yang mengatakan bahwa 'salib sudah terbentuk dan harus tetap dipasang perlahan ke arah atas dan disalibkan dengan sempurna'.

    3. Menulis surat bernada anti-kristus

    Pada 11 Agustus 1676 atau 16 tahun setelah menjadi biarawati, Suster Maria ditemukan terbangun bersimbah tinta di muka hingga lantai kamarnya.

    Ia juga memegang secarik kertas yang diduga ditulis tanpa sadar dengan simbol dan huruf-huruf kuno.

    Suster Maria lalu mengaku bahwa surat tersebut dibuat oleh iblis yang membujuk Suster Maria untuk berpaling dari Tuhan dan berbalik untuk menyembah iblis.

    Pada surat itu tertulis bahwa, Trinitas Suci yaitu Bapa, Putra (Yesus Kristus) dan Roh Kudus merupakan 'beban' dan dilanjutkan dengan tulisan "Tuhan pikir dapat membebaskan manusia... Sistem itu tidak akan bekerja untuk siapa pun... Mungkin sekarang, Styx adalah yang pasti."

    Styx merupakan nama sungai yang dipercaya memisahkan dunia lain dengan dunia kehidupan dan dipercaya ada oleh mitologi Roma dan Yunani.

    4. Meninggal di usia 54 tahun

    Suster Maria meninggal dunia pada 16 Oktober 1699 di biara Palma. Sebelum meninggal dunia, ia mengulang-ulang ucapan, "santo santo santo," atau yang berarti kudus (suci).

    5. Diduga menderita skizofrenia

    Peneliti asal Italia yang berhasil memecahkan arti surat iblis Suster Maria, Daniele Abate, mengatakan bahwa ia menduga Suster Maria menderita skizofrenia.

    Skizofrenia adalah gangguan mental kronis yang menyebabkan penderitanya memgalami delusi, halusinasi, pikiran kacau, dan perubahan perilaku.

    Kondisi skizofrenia biasanya berlangsung lama dan sering diartikan sebagai gangguan mental mengingat sulitnya penderita membedakan antara hal nyata dan halusinasi.

     

    Berita Terkait:

    Cek berita dan artikel yang lain di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini