
Pada Maret 2016 lalu, balai lelang karya seni kontemporer, Philips, mengadakan sebuah pameran bertajuk David Beckham: The Man. Ada banyak foto Beckham yang dijepret oleh fotografer masyhur, salah satunya adalah Annie Leibovitz, fotografer legendaris yang sering memotret selebriti. Potret tersebut jadi salah satu bagian dalam pameran Foto Beckham siap dilelang. Hasilnya dialokasikan untuk membantu program Unicef, lembaga tempat Beckham ditugaskan sebagai duta bidang olahraga sejak tahun 2005.
Kathy Adler, kurator pameran berkata kepada Harper’s Bazaar, “David Beckham adalah ikon maskulinitas modern dan magnet bagi fotografer. Daya tariknya ada di mana-mana. Ia senang bisa menjadi idola remaja, juru bicara bidang olahraga, dan Unicef goodwill ambassador.”
Beckham bukan hanya dicap sebagai ikon maskulinitas. Jason Basmajian, Chief Creative Officer label busana Gieves & Hawkes mengungkap bahwa gaya Beckham membuat ranah mode terkesan maskulin, keren, dan bisa diakses. Jurnalis Mark Simpson menjuluki mantan pesepakbola ini dengan "Biggest Metrosexual in Britain". Julukan dari Simpson ini yang membuat cap pria metroseksual melekat pada Beckham.
Semua itu berawal pada 1997. Saat itu Beckham, yang tengah berada di puncak popularitas sebagai pemain Manchester United dan Inggris, mendapat tawaran untuk tampil dalam iklan produk penata rambut Brylcreem, produk perawatan rambut asal Inggris yang kerap menjalin kerja sama dengan para atlet sejak tahun 1940. Ketika Beckham masuk, kondisi perusahaan Brylcreem tengah goyah. Keberadaan Beckham sebagai model produk diharapkan bisa menyelamatkan Brylcreem dari kebangkrutan. Bayaran Beckham sebagai model iklan untuk televisi dan koran sebesar 1 juta Poundsterling.

Tak berhenti hanya jadi model, Beckham pun merambah ke bidang produk perawatan wajah pria. Awal Maret lalu Beckham meluncurkan House 99 by David Beckham, produk perawatan wajah yang terdiri dari krim mata, pelembap, shampo, dan krim pencukur. Sebelum House 99, Beckham pernah direkrut menjadi brand ambassador untuk produk perawatan wajah Biotherm Homme sekaligus meluncurkan produk. David Fridlevski, General Manager Biotherm menyambut kerjasama dengan Beckham.
Larisnya tawaran iklan membuat Beckham dan Simon Fuller, manajernya yang sekaligus pernah jadi manajer Spice Girls, membentuk perusahaan Seven Global. Lembaga ini yang mengatur lisensi kerja sama Beckham dengan sejumlah merek. Perusahaan tersebut berkolaborasi dengan perusahaan konsultan periklanan Global Brands.
Kolaborasi juga dilakukan dengan Adidas. Dalam memperingati 20 tahun kerjasama dengan lini olahraga ini, Beckham mendesain sepatu bernama Predator yang hadir dalam tiga varian produk. Koleksi tersbut memuat beberapa nomor punggung Beckham. Sedangkan bersama Victoria, ia pernah meluncurkan produk parfum. Pasangan ini juga membentuk Beckham Brand Holding untuk mengatur urusan bisnis mereka.
Artikel The Multiple Brand Personalities of David Beckham : a Case Study of The Beckham Brand menulis bahwa lewat reputasinya Beckham berhasil menggapai segmen pasar yang berbeda. Ia membuktikan bahwa atlet bisa saja punya pengaruh pada dunia hiburan dan mode. “Beckham adalah marketing bunglon yang sanggup menjadi apapun yang fansnya harapkan. Apakah sebagai familyman, atlet, fashionista, atau selebritas Hollywood.”
Baca juga artikel terkait DAVID BECKHAM atau tulisan menarik lainnya Joan Aurelia