
Uzone.id - Kabar menarik datang bagi pecinta kendaraan keluarga kelas premium. PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) terindikasi tengah bersiap menambah lini produknya.
Berdasarkan data terbaru dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 11 Tahun 2026, Hyundai terpantau telah mendaftarkan model Multi Purpose Vehicle (MPV) terbarunya, yakni Staria Hybrid.Selama ini, Hyundai Staria di Indonesia hanya tersedia dalam satu pilihan dapur pacu, yakni mesin diesel.
Kehadiran varian hybrid tentu menjadi angin segar, mengingat Hyundai sendiri telah memiliki portofolio elektrifikasi yang cukup luas melalui model-model seperti Tucson, Santa Fe, hingga Palisade.
Dalam dokumen Permendagri tersebut, terdapat dua varian Staria dengan konfigurasi Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang terdaftar, yaitu:
Yang menarik, data tersebut juga memunculkan varian Staria VIP EV (listrik murni) dengan NJKB yang lebih tinggi, yakni Rp 615 juta.
Meski varian listrik terdaftar, melihat kondisi pasar dan kesiapan infrastruktur saat ini, varian Staria Hybrid diprediksi menjadi model yang akan lebih dulu meluncur ke pasar domestik.
Spesifikasi dan Fitur
Bicara soal spesifikasi, Hyundai Staria Hybrid dibekali mesin 1.600 cc turbo yang dikawinkan dengan motor elektrik bertenaga 54 kW.
Kolaborasi sistem penggerak ini mampu menghasilkan tenaga puncak hingga 221 hp dengan torsi maksimal mencapai 367 Nm.
Seluruh daya tersebut disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis enam percepatan, dengan kecepatan puncak mencapai 167 km/jam.
Demi kenyamanan berkendara, Hyundai menyematkan fitur Drive Mode Select (DMS) yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter berkendara dengan kebutuhan medan jalan.
Mobil ini dibangun di atas platform N3 generasi ketiga, yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan kenyamanan sebuah kendaraan keluarga.
Tidak hanya performa, aspek keselamatan juga menjadi perhatian utama. Staria Hybrid dipastikan mengusung fitur keselamatan canggih, seperti:
Sebagai gambaran perbandingan, saat ini Hyundai Staria varian diesel yang beredar di Indonesia dibanderol mulai dari Rp 954,8 jutaan hingga Rp 1,09 miliar (OTR Jakarta).
Kehadiran versi hybrid ini diharapkan menjadi opsi baru yang lebih efisien dan modern bagi konsumen MPV premium di Indonesia.