
-
Kereta layang tanpa awak (skytrain) Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) yang belum genap sebulan beroperasi sempat terhenti dan mengalami mogok mesin lantaran gangguan listrik yang terjadi pada Minggu (7/1) pagi tadi.
Saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola kalangan, angkutan massal khusus bandara itu membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Vice President of Corporate Communication AP II Yado Yarismano mengatakan, operasional skytrain bandara Soetta terhenti karena dengan adanya gangguan listrik sekitar pukul 09.45 WIB. Dampaknya, sekitar 30 penumpang dari dua trainset langsung dievakuasi oleh pihak pengelola skytrain.
"Penumpang langsung diarahkan ke terminal terdekat menggunakan emergency walkway (jalur keadaan darurat) sesuai dengan prosedur," ujar Yado kepada CNNIndonesia.com, Minggu (7/1).
Sebagai informasi, fasilitas skytrain baru beroperasi sejak 26 Desember 2017 lalu. Skytrain berfungsi mengantar penumpang dari satu terminal ke terminal lain di bandara. Kereta beroperasi selama 20 jam sehari mulai pukul 0.427-00.17 WIB.