Solar Mahal, Innova Reborn, Fortuner dan Pajero jadi Gak Laku?
Lonjakan harga BBM diesel nonsubsidi pada 2026 menyebabkan penurunan penjualan tajam mobil diesel populer seperti Fortuner, Pajero Sport, dan Innova Reborn.

Highlight Artikel
- Lonjakan harga BBM diesel nonsubsidi hingga Rp30.000 per liter pada Mei 2026 menyebabkan penurunan penjualan kendaraan diesel populer di Indonesia.
- Penjualan SUV bongsor seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport merosot tajam, dari biasanya lebih dari 1.000 unit menjadi ratusan unit per bulan.
- Kijang Innova Reborn Diesel juga mengalami tren negatif penjualan, menyusut drastis dari puncaknya 3.819 unit menjadi 925 unit pada Agustus.
- Kijang Innova (termasuk Zenix) secara keseluruhan masih mampu bertahan di peringkat ketiga daftar kendaraan terlaris nasional pada Agustus 2026.
Uzone.id - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel nonsubsidi berdampak langsung terhadap daya serap pasar kendaraan diesel populer di Indonesia, seperti Kijang Innova Reborn, Toyota Fortuner, hingga Mitsubishi Pajero Sport.
Kenaikan pengeluaran operasional harian memicu penurunan volume penjualan pada model-model tersebut dalam beberapa bulan terakhir.Tekanan harga bahan bakar solar mulai terjadi sejak April, kemudian memuncak pada Mei hingga sempat menyentuh angka Rp30.000 per liter, sebelum melandai ke kisaran Rp25.000-an per liter pada Agustus 2026.
Penurunan paling kentara melanda segmen SUV bongsor seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.
Jika biasanya kedua model ini sanggup terkonfirmasi terjual lebih dari 1.000 unit per bulan, angka penyerapan pasar belakangan ini merosot tajam.
Perjalanan penjualan Fortuner dibuka dengan 1.062 unit pada Januari, naik ke 1.103 unit pada Februari, turun menjadi 655 unit pada Maret, dan kembali naik ke 1.386 unit pada April.
Memasuki periode harga BBM tinggi, angka penjualannya susut menjadi 1.224 unit pada Mei, 602 unit pada Juni, 504 unit pada Juli, dan berlanjut 534 unit pada Agustus.
Tren serupa dialami Pajero Sport yang mencatatkan 831 unit pada Januari, 1.262 unit pada Februari, 621 unit pada Maret, 655 unit pada April, lalu merosot ke 499 unit pada Mei, 364 unit pada Juni, 254 unit pada Juli, hingga tersisa 317 unit pada Agustus.
Tren negatif juga membayangi Kijang Innova Reborn Diesel. Memulai awal tahun dengan distribusi 2.728 unit pada Januari dan 3.514 unit pada Februari, penjualannya sempat mengendur di angka 1.472 unit pada Maret.
Angka tersebut kembali melonjak menjadi 3.010 unit pada April dan mencapai puncaknya di 3.819 unit pada Mei.
Namun, lonjakan BBM menahan lajunya hingga menyusut ke 1.673 unit pada Juni, 1.148 unit pada Juli, dan tersisa 925 unit pada Agustus.
Meski begitu, berkat penggabungan data penjualan dengan versi Zenix, nama Kijang Innova secara keseluruhan masih bisa bertengger di peringkat ketiga daftar kendaraan terlaris nasional untuk periode Agustus 2026.
FAQ Artikel
Apa penyebab penurunan penjualan mobil diesel populer di Indonesia?
Penurunan penjualan mobil diesel populer disebabkan oleh lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel nonsubsidi yang memicu kenaikan pengeluaran operasional harian.
Mobil diesel populer apa saja yang terdampak oleh lonjakan harga BBM?
Kendaraan diesel populer yang terdampak meliputi Toyota Kijang Innova Reborn, Toyota Fortuner, dan Mitsubishi Pajero Sport.
Bagaimana tren harga solar nonsubsidi pada tahun 2026?
Harga solar nonsubsidi mulai naik sejak April, memuncak hingga Rp30.000 per liter pada Mei, kemudian melandai ke kisaran Rp25.000-an per liter pada Agustus 2026.
Apakah Kijang Innova masih masuk daftar mobil terlaris nasional?
Ya, meskipun penjualan Kijang Innova Reborn Diesel merosot, penggabungan data penjualan dengan versi Zenix membuat Kijang Innova secara keseluruhan masih menempati peringkat ketiga daftar kendaraan terlaris nasional pada Agustus 2026.
Bagja Pratama
Jurnalis
