
Pendiri majalah Playboy, Hugh Hefner, meninggal dunia Kamis (28/9) pada usia 91 tahun.
Sekalipun Hefner sudah meninggal, namun simbol kelinci yang identik dengan Playboy akan terus hidup. Tak cuma simbol kelincinya, tapi kostum 'kelinci' seksi milik Playboy juga akan terus dikenang.
Kostum ikonik bisnis buatan Hefner ini menggambarkan sosok kelinci yang seksi, lengkap dengan telinga panjang dan ekor bulu bulatnya.
Nama Zelda Barbour Wynn Valdes adalah 'otak' di balik kostum kelinci Playboy. Zelda sudah dikenal dengan keahliannya dalam membuat pakaian yang menonjolkan lekukan-lekukan tubuh perempuan.
Lihat juga:'Nasib' Playboy Mansion Sepeninggal Hugh Hefner |
Ia juga dulunya menjabat sebagai presiden National Association of Fashion Accessory Designer (NAFAD), sebuah koalisi perancang mode kulit hitam yang didirikan oleh Mary McLeod Bethune, di New York.
Penari dan koreografer Arthur Mitchell meminta Zelda untuk menjadi perancang busana utama perusahaan pertunjukan miliknya, Dance Theather of Harlem, yang didirikan tahun 1970. Ia menghabiskan waktu selama 18 tahun bekerja di Dance Theather of Harlem dan pensiun di usia 83 tahun.
"Aku hanya memiliki bakat yang diberikan Tuhan untuk membuat orang tampak cantik," tutur Zelda ketika diwawancarai The New York Times tahun 1994.
Mulai dari merancang busana untuk bintang kesayangan Hollywood, balerina, hingga 'kelinci' Playboy, Zelda meninggalkan banyak warisan. Desainer kostum kebanggan Hugh Hefner ini pun menutup usia di umur 96 tahun 2001.