
Uzone.id - SPBU BP menjadi operator BBM swasta yang sudah menyediakan produk bensin jenis RON 92 sejak beberapa pekan lalu. Kini operator SPBU swasta tersebut berencana untuk membeli lagi 100 ribu barel base fuel dari Pertamina.
Ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman."BP AKR 2 minggu lagi ada pesan lagi satu kargo 100 ribu (barel), di minggu ketiga November," ujar Laode seperti dikutip dari Antara.
Penambahan pembelian BBM oleh BP ke Pertamina Niaga dilakukan setelah membeli base fuel dengan jumlah yang sama yakni 100 ribu barel pada akhir Oktober 2025 kemarin.
Sementara saat ditanya untuk kuota impor operator SPBU swasta di 2026, dikatakan terdapat kemungkinan pemerintah kembali menggunakan skema tambahan 10 persen.
Sejauh ini, pemerintah mengaku sudah mendapatkan data dari badan usaha swasta terkait kebutuhan impor BBM di tahun 2026, namun besaran kuota yang akan diberikan belum ditentukan.
"Kemungkinan seperti itu polanya. 100 plus 10 persen. Tapi kan referensi tahunnya beda kan. Kalau kemarin tahun 2024, sekarang tahun 2025," jelas Laode.
Selain BP, Laode mengungkapkan Vivo menjadi operator SPBU swasta berikutnya yang mendekati kesepakatan untuk membeli BBM base fuel dari Pertamina Patra Niaga dengan volume 100 ribu barel.
Sementara Shell, pengakuan Laode masih dalam proses negosiasi. Bahkan dirinya mengaku akan turun tangan untuk membahas kesepakatan pembelian BBM base fuel dengan merek kerang kuning tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, operator SPBU swasta seperti Shell, BP, dan Vivo mengalami kelangkaan stok BBM beberapa bulan lalu.
Langkanya stok BBM dikarenakan jatah kuota impor BBM operator SPBU swasta di tahun 2025 ini sudah habis. Pemerintah pun meminta mereka untuk membeli BBM dari Pertamina Patra Niaga untuk mengatasi kekosongan stok.
Sepertinya negosiasi berjalan cukup alot baik dari operator SPBU swasta maupun Pertamina Patra Niaga. Sejauh ini, SPBU BP menjadi merek pertama yang telah melakukan pembelian dan memiliki stok BBM BP 92.