SPBU Shell Punya Pemilik Baru, Siap Jualan BBM Lagi?
Shell telah mengalihkan bisnis SPBU di Indonesia kepada SEFAS Group. Merek Shell tetap beroperasi di bawah PT Isla Energy Indonesia melalui lisensi.

Highlight Artikel
- Shell telah mengalihkan kepemilikan bisnis SPBU-nya di Indonesia kepada SEFAS Group, namun merek Shell tetap digunakan melalui perjanjian lisensi.
- Pengelolaan operasional SPBU Shell kini berada di bawah PT Isla Energy Indonesia, entitas usaha SEFAS Group.
- Pengalihan ini mencakup seluruh bisnis SPBU, rantai pasokan, distribusi, terminal BBM Gresik, dan sekitar 200 SPBU Shell di Indonesia.
- Bisnis pelumas Shell di Indonesia tidak termasuk dalam pengalihan ini dan tetap dipegang penuh oleh Shell, bahkan diperkuat dengan pabrik baru.
Uzone.id - Shell resmi merampungkan pengalihan kepemilikan bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik mereka di Indonesia kepada SEFAS Group. Walau kendali bisnis kini sudah berganti tangan, seluruh jaringan SPBU ini dipastikan tetap beroperasi menggunakan merek Shell berkat adanya perjanjian lisensi.
Berdasarkan informasi dari situs resmi perusahaan pada Jumat (30/10), pengelolaan operasional SPBU Shell selanjutnya bakal berada di bawah PT Isla Energy Indonesia, entitas usaha yang dimiliki oleh SEFAS Group.
Penyesuaian ini bikin para pelanggan tidak perlu khawatir, karena produk bahan bakar minyak (BBM) Shell tetap bisa didapatkan di SPBU tersebut.
Cakupan pengalihan kepemilikan ini tidak main-main. Langkah strategis ini meliputi seluruh bisnis SPBU, rantai pasokan dan distribusi, fasilitas terminal BBM di Gresik, sampai sekitar 200 unit SPBU Shell yang tersebar di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 160 SPBU berstatus milik sendiri alias company-owned.
Berkat kesepakatan lisensi merek, plang nama Shell dipastikan tetap menghiasi jaringan SPBU yang dikelola PT Isla Energy Indonesia. Jadi, pengisian BBM Shell bisa terus berjalan seperti biasa.
Namun, untuk saat ini stok BBM di SPBU Shell terpantau masih terbatas. Lewat pengumuman teranyar di Instagram Story Shell Indonesia, jenis BBM yang disajikan sementara waktu baru tersedia untuk Shell V-Power Diesel.
Mengenai akuisisi ini, CEO SEFAS Group, Ricky Roesli, menegaskan bahwa aksi korporasi ini menjadi babak baru ekspansi bisnis mereka setelah sekian lama berkiprah sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Tanah Air.
“Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia,” ujar Ricky, dikutip dari keterangan resmi (30/10/2026).
Satu hal penting yang perlu dicatat, kesepakatan pengalihan SPBU ini sama sekali tidak menyentuh bisnis pelumas Shell di Indonesia. Segmen pelumas tetap dipegang penuh oleh Shell untuk terus digenjot pertumbuhannya di pasar domestik.
Keseriusan Shell di bisnis ini terbukti pada September 2026 lalu, saat mereka mengawali operasional Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant) di Indonesia. Pabrik ini memiliki kapasitas gahar hingga 12 kiloton per tahun.
Fasilitas anyar tersebut makin memperkuat ekosistem LOBP (Lubricants Oil Blending Plant) milik Shell yang berlokasi di Marunda, Bekasi, yang telah memproduksi hingga 300 juta liter pelumas per tahun.
Singkatnya, walau kepemilikan dan tata kelola SPBU Shell kini dipegang oleh PT Isla Energy Indonesia dan BBM dijual lewat skema lisensi, bisnis pelumas Shell tetap terpisah dan berjalan secara independen.
FAQ Artikel
Apakah SPBU Shell akan tetap beroperasi setelah pengalihan kepemilikan?
Ya, seluruh jaringan SPBU Shell akan tetap beroperasi menggunakan merek Shell berkat adanya perjanjian lisensi dengan SEFAS Group.
Siapa yang akan mengelola operasional SPBU Shell di Indonesia setelah pengalihan ini?
Pengelolaan operasional SPBU Shell selanjutnya akan berada di bawah PT Isla Energy Indonesia, entitas usaha yang dimiliki oleh SEFAS Group.
Apakah produk bahan bakar Shell masih bisa didapatkan di SPBU tersebut?
Ya, pelanggan tidak perlu khawatir karena produk bahan bakar minyak (BBM) Shell tetap bisa didapatkan di SPBU tersebut, meskipun saat ini stok BBM terpantau terbatas dan hanya tersedia untuk Shell V-Power Diesel.
Apakah bisnis pelumas Shell juga ikut dialihkan dalam kesepakatan ini?
Tidak, kesepakatan pengalihan ini sama sekali tidak menyentuh bisnis pelumas Shell di Indonesia. Segmen pelumas tetap dipegang penuh oleh Shell untuk terus digenjot pertumbuhannya di pasar domestik.
Brian Priambudi
Jurnalis

