
Uzone.id - Setelah diumumkan tahun lalu, Valve akhirnya mengungkap harga dan jadwal peluncuran Steam Machine di pasaran. Jangan terkejut buat gamer, karena harga Steam Machine bisa lebih mahal dari PS5 Pro.
Valve menjual Steam Machine dalam dua varian, yakni model 512 GB dengan harga USD1.049 atau Rp18,7 jutaan dan versi 2 TB dengan banderol USD1.349 atau tembus Rp24 juta. Perlu dicatat, harga tersebut belum termasuk Steam Controller.Sementara bila ingin sekalian membeli Steam Controller, Valve juga menawarkan harga bundling senilai USD1.128 atau Rp20,1 jutaan untuk model 512 GB dan USD1.428 atau Rp25,5 jutaan untuk versi 2 TB. Meski begitu, Steam Machine sendiri tidak harus tersambung dengan Steam Controller, karena bisa memakai kontroler lain yang sudah dimiliki.
Ya, perlu mikir-mikir untuk membeli Steam Machine karena harganya yang sulit dibilang murah. Perangkat gaming ini lebih mahal dari PS5 Pro yang dijual sekitar USD900 atau Rp16 jutaan, apalagi kalau dibandingkan dengan PS5 yang cuma di kisaran USD600 atau Rp10,7 jutaan.
Akan tetapi, disebut-sebut salah satu penyebab tingginya harga Steam Machine karena krisis memori yang membuat harga komponen naik dan berdampak ke harga akhir produk. Hal inilah yang juga membuat peluncuran PC gaming ini tertunda cukup lama, setelah pertama kali diumumkan pada November tahun lalu.
Gegara masalah serupa, Valve juga sampai menaikkan harga Steam Deck hingga 44 persen untuk model 1 TB, membuat harganya kini tembus USD949 atau sekitar Rp16,9 jutaan.
Kasih bonus, belinya sistem undian
Di penjualan ini, Valve juga memberikan bonus dua faceplate tambahan untuk pembelian Steam Machine, yakni red fabric dan solid walnut. Jadi, pengguna bisa sedikit mengubah tampilan perangkat ini sesuai selera.
Untuk ketersediaannya, Valve memakai sistem pendaftaran lebih dulu lewat halaman Steam Store. Pendaftaran dibuka sampai 25 Juni pukul 10.00 waktu Pasifik. Setelah itu, Valve akan melakukan pengundian satu kali secara acak untuk menentukan siapa saja yang mendapat kesempatan membeli Steam Machine.
Pengguna yang terpilih akan menerima pemberitahuan untuk melakukan pemesanan mulai 29 Juni. Namun, Valve hanya memberikan waktu 72 jam untuk menyelesaikan pembelian. Jika lewat dari batas tersebut, kesempatan membeli akan diberikan ke pengguna lain yang ada di daftar tunggu.
Valve juga menetapkan syarat khusus. Pengguna harus memiliki akun Steam dengan reputasi baik, serta sudah pernah melakukan pembelian di Steam sebelum 27 April 2026.
Spesifikasi Steam Machine
Dari sisi spesifikasi, Steam Machine mengandalkan prosesor AMD Zen 4 dengan 6 core dan 12 thread, serta clock speed hingga 4,8 GHz. Untuk grafisnya, perangkat ini memakai GPU AMD RDNA3 dengan 28 compute unit dan clock speed hingga 2,45 GHz.
Steam Machine juga dibekali RAM DDR5 16 GB. RAM tersebut menggunakan satu keping SO-DIMM 16 GB 5600 MHz, sehingga masih berjalan dalam konfigurasi single-channel. Kalau dirasa kurang, Valve menyediakan dua slot RAM yang memungkinkan pengguna menambah atau menggantinya.
Untuk kebutuhan grafis, tersedia pula memori GDDR6 8 GB. Valve turut membenamkan power supply langsung di dalam perangkat, sehingga bentuknya tetap ringkas dan tidak membutuhkan adaptor besar di luar.
Sektor penyimpanannya tersedia dalam pilihan 512 GB dan 2 TB. Karena menggunakan SSD M.2 standar, pengguna bisa melakukan upgrade sendiri jika kapasitas bawaan dirasa kurang. Valve juga menyertakan slot microSD yang bisa dipakai bergantian dengan Steam Deck.
Di sisi software, Steam Machine menjalankan SteamOS 3. Sistem operasi ini menjadi salah satu nilai jual utamanya karena menawarkan pengalaman ala konsol, tapi tetap berbasis Linux dan lebih fleksibel.