
-
Kurang tidur tak cuma berpengaruh terhadap kesehatan tubuh, tapi juga pada nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada kalangan mahasiswa.
Hal itu ditemukan dalam sebuah penelitian terbaru yang menyebutkan dampak kurang tidur sama seperti mabuk akibat alkohol dan narkoba.
Studi menunjukkan, mahasiswa yang mengalami gangguan tidur setiap malam dikaitkan dengan penurunan 0,02 poin dari IPK mereka. Hasil IPK itu berkebalikan dengan mahasiswa yang tidur dengan cukup.
Selain itu, mahasiswa kurang tidur juga 10 persen lebih mungkin membolos dari kelas dibandingkan dengan yang tidak.
Lihat juga:Kurang Tidur Buat Pasangan Jadi Malas Bercinta |
Lihat juga:Kurang Tidur Buat Anda Jadi Kesepian |
Studi ini juga menemukan mahasiswa tahun pertama merupakan mahasiswa paling rentan terhadap kurang tidur yang bakal memengaruhi nilai IPK.
Pada mahasiswa baru, peneliti menyatakan, dampak kurang tidur terhadap IPK sama dengan mengonsumsi alkohol dan penggunaan narkoba. Sedangkan untuk mahasiswa senior, efek kurang tidur sama buruknya dengan 'hubungan yang kasar'.
Peneliti lalu menyimpulkan agar mahasiswa dapat memperbaiki kualitas tidur agar lebih efektif saat belajar di kelas.
"Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa individu dengan keluhan tidur di perguruan tinggi memiliki lebih banyak kesulitan dalam mempertahankan nilai akademik. Terlalu sedikit tidur dapat memengaruhi perhatian dan ingatan, yang keduanya sangat penting untuk akademis," kata praktisi dari University of Colorado Anschutz Medical Campus James Pagel mengomentari penelitian ini.