
Uzone.id - Huawei sepertinya sedang bersiap untuk menghadirkan mobil listriknya untuk pasar Indonesia melalui sosok Aito M9. Model ini sempat dipamerkan di GIIAS 2024 lalu oleh merek Seres sebagai sub-brand DFSK.
Kode keras kemunculannya terungkap ketika mobil yang diduga Aito M9 sudah muncul di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), dimana paten desain mobilnya sudah didaftarkan.Tercatat mobil diduga Aito M9 ini didaftarkan dengan nomor permohonan A00202405895.
Nama pendaftarnya adalah Huawei Technologies yang berlokasi di Shenzhen, Guangdong, Cina dengan tanggal pengumuman 5 November 2025.
Siluet mobilnya sangat menyerupai Huawei Aito M9 dengan tampilan minimalis dan kelir two tone. Desain lampu menyipit tetapi bersudut tumpul jadi satu ciri khasnya.
Di negara asalnya Huawei Aito M9 tersedia dalam pilihan tipe Electric Vehicle (EV) atau listrik murni serta Extended Range Electric Vehicle (EREV).
Spesifikasi Huawei Aito M9
Huawei Aito M9 berdimensi besar dengan panjang 5.230 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm dan jarak sumbu roda 3.110 mm.
Kabinnya lapang dan disebut dapat menampung sampai enam penumpang. Sedangkan kapasitas bagasinya berada di kisaran 316 liter sampai 1.252 liter.
Soal jantung pacu, Huawei Aito M9 varian listrik murni dibekali baterai besar berkapasitas 100 kWh. Ini membuat Aito M9 dapat menghasilkan tenaga 523 hp dan torsi puncak 673 Nm.
Dalam satu kali pengisian daya, Aito M9 bisa menjelajah 605 km-630 km. Kecepatan tertingginya mencapai 200 km/jam.
Performa mumpuni dari Huawei Aito M9 juga ditunjukkan melalui kemampuan akselerasinya. Klaimnya, kecepatan dari 0-100 km/jam dapat dicapai dalam waktu 4,7 detik saja.
Apabila masuk Indonesia, Huawei Aito M9 jadi opsi menarik di segmen SUV listrik 6-seater yang belum banyak pesaingnya.