icon-category Digilife

Susul Microsoft, Google Ikut Pangkas 12 Ribu Karyawan

  • 21 Jan 2023 WIB
Bagikan :

Uzone.id – Prediksi soal 2023 yang disebut akan semakin gelap gurita mulai dirasakan perusahaan raksasa global. Google menjadi perusahaan selanjutnya yang melakukan pemangkasan massal karyawan di awal tahun 2023.

Usai Microsoft yang mem-PHK massal sekitar 10 ribu orang, Alphabet—induk Google, turut menyusul langkah tersebut dengan mem-PHK 12 ribu karyawannya.

Rencana ini sebenarnya mulai tercium semenjak November tahun lalu, dengan perkiraan PHK mencapai 10 ribu karyawan, atau 6 persen dari keseluruhan karyawan Google.

Namun rencana tersebut tak kunjung terwujud, hingga akhirnya dalam sebuah memo internal Sundar Pichai selaku CEO Alphabet mengkonfirmasi kalau PHK ini akan berdampak ke 12 ribu karyawan Google di seluruh dunia.

Baca juga: Sudah 2023, Sekelas Microsoft Masih PHK 11 Ribu Karyawan

“Googlers (sebutan untuk karyawan Google), saya mempunyai kabar yang cukup sulit dibagikan,” kata Sundar dalam blog Google, Jumat, (20/01).

“Kami telah memutuskan untuk mengurangi tenaga kerja kami sekitar 12 ribu posisi. Kami juga telah mengirim email terpisah kepada karyawan AS yang terdampak,” tambahnya.

Sementara itu, Sundar mengatakan kalau proses pemangkasan karyawan yang berada di negara lain akan memakan waktu cukup lama karena UU dan praktik di negara masing-masing.

“Fakta bahwa perubahan ini akan mempengaruhi kehidupan karyawan Google sangat membebani saya, dan saya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang membawa kita ke sini,” ujar Sundar.

“Kepada Googlers yang meninggalkan kami, terima kasih telah bekerja keras dimanapun. Kontribusi kalian sangat berharga dan kami sangat bersyukur memiliki mereka,” tambahnya.

Baca juga:  Google Makin Terancam, Microsoft Siap Akuisisi ChatGPT

Karyawan AS yang terkena dampak akan mendapat berbagai fasilitas dan manfaat, mulai dari tetap memberikan gaji selama periode pemberitahuan penuh (minimal 60 hari).

Selanjutnya, Google juga akan memberikan pesangon mulai dari gaji 16 minggu, bonus 2022 dan sisa liburan, perawatan kesehatan selama 6 bulan, dukungan imigrasi. Sementara itu, untuk karyawan di luar AS, Google akan mematuhi aturan setempat.

Google selanjutnya akan memfokuskan bisnis mereka dengan mengembangkan AI di produk-produk mereka ke depan.

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini