
Perasaan sedih sering kali membuat Anda galau dan tidak bersemangat menjalani hari. Bahkan, kadang perasaan sedih itu berlarut-larut dan akhirnya membuat Anda merasa tak bahagia. Namun, nyatanya ada kondisi kesehatan yang membuat Anda tidak bisa merasa bahagia meskipun tidak sedang sedih ataupun galau. Kondisi unik ini disebut anhedonia. Apa itu anhedonia? Simak penjelasan berikut ini.
Saat mengalami kondisi ini, Anda mungkin tidak akan tertarik untuk melakukan kegiatan yang sebelumnya Anda sukai, bahkan menjadi hobi. Anda juga mulai tidak tertarik untuk berkumpul bersama teman, tidak semangat dalam bekerja, dan tidak memiliki nafsu untuk makan.
Bahkan hingga enggan dan malas berhubungan seks dengan pasangan. Semua hal yang tadinya membuat Anda merasa puas dan senang dengan hidup, kini berubah menjadi hal yang membosankan dan membuat tertekan.
Anhedonia adalah salah satu penyebab utama dari depresi, tetapi tidak semua orang yang depresi mengalami kondisi ini pada awalnya. Selain muncul pada orang yang depresi, kondisi ini juga dapat dialami oleh penderita penyakit mental lainnya, seperti schizofrenia, psikosis, serta anoreksia.
Masalah ini dikelompokkan menjadi dua tipe, yaitu anhedonia sosial dan anhedonia fisik.
Jika Anda mengalami anhedonia sosial, maka Anda cenderung tidak suka menghabiskan waktu dengan orang lain. Gejala yang mungkin ditimbulkan saat mengalami kondisi ini adalah:
Sementara itu, jika Anda mengalami anhedonia fisik, Anda cenderung tidak akan mendapatkan sensasi sentuhan fisik yang umumnya dirasakan orang lain, atau sensasi yang akan Anda rasakan pada kondisi normal.
Gejala yang mungkin terjadi saat mengalami kondisi ini antara lain:
Bahkan, dikutip dari Medical News Today, Anhedonia, baik sosial maupun fisik juga dapat menjadi alasan orang yang mengalaminya untuk melakukan kegiatan ekstrem seperti olahraga skydiving yang memicu adrenalin.
Salah satu penyebab dari anhedonia adalah penggunaan obat seperti antidepresan dan antipsikotik yang digunakan untuk menyembuhkan depresi. Anhedonia sangat berkaitan erat dengan depresi, namun untuk mengalaminya, Anda tidak perlu merasa depresi atau sedih.
Anda juga dapat mengalami kondisi ini jika Anda memiliki rasa trauma atas suatu kejadian yang membuat Anda stres di masa lalu. Selain itu, pengalaman kekerasan atau penolakan yang Anda rasakan juga dapat menjadi pemicu timbulnya kondisi ini.
Jika Anda memiliki penyakit yang mengubah kualitas hidup Anda atau jika Anda mengalami eating disorder seperti anoreksia dan bulimia, kondisi ini juga bisa muncul. Bahkan, jika Anda memiliki penyakit yang tidak berkaitan dengan penyakit mental seperti parkinson, diabetes, atau jantung koroner, Anda bisa saja mengalami kondisi ini.
Kondisi juga dapat terjadi jika Anda memiliki masalah dengan cara otak Anda memproduksi atau merespon dopamin, zat kimia pada otak yang dapat membuat Anda merasa senang.
Saat itu, mungkin otak Anda memproduksi dopamin secara berlebihan, sehingga ada kemungkinan produksi yang berlebihan ini mengganggu kontrol diri Anda terhadap cara Anda menyikapi dan menerima suatu hal yang terjadi pada diri Anda.
The post Tak Pernah Merasa Senang dan Selalu Galau, Mungkin Anda Alami Gangguan Anhedonia appeared first on Hello Sehat.