icon-category Telco

Tanggapan Indosat dan Telkomsel Soal PPN 11 Persen, Kompak Naikkan Harga?

  • 31 Mar 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Luis Villasmil/Unsplash

    Uzone.id - Peraturan baru dari pemerintah mengenai kenaikan PPN dari 10 persen menjadi 11 persen menjadi isu hangat, semua kalang kabut mempertanyakan apakah harga produk juga ikut naik?

    Sebelumnya, perusahaan-perusahaan smartphone kompak tidak akan menaikkan harga produk mereka, meski begitu mereka menegaskan tetap mengikuti dan mendukung kebijakan pemerintah soal kenaikan PPN menjadi 11 persen ini.

    Dari sisi operator, sebelumnya XL Axiata dan Smartfren mengatakan akan menyesuaikan transaksi bisnis dan produk mereka dengan kebijakan terbaru. Begitupun Indosat Ooredoo Hutchison dan juga Telkomsel yang akan tunduk pada kebijakan terbaru ini.

    Telkomsel mengatakan bahwa mereka akan selalu patuh pada setiap kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, termasuk mematuhi jika ada penyesuaian/perubahan terkait isi maupun jadwal penerapan aturan.

    Baca juga: Apa Kabar Harga Pulsa dan Paket Data Setelah PPN Jadi 11 Persen?

    “Telkomsel telah mempersiapkan rencana kerja termasuk proses edukasi dan sosialisasi kepada pelanggan. Untuk itu, khusus kepada pelanggan layanan Telkomsel Halo (pascabayar), kami telah mulai melakukan sosialisasi mengenai rencana kenaikan PPN sebesar 11 persen mulai 1 April 2022, melalui pengiriman SMS notifikasi yang dilakukan pada 8 Maret 2022,” ungkap Vice President Corporate Communications Telkomsel, Saki H Bramono kepada Uzone.id.

    Saki juga menegaskan bahwa Telkomsel siap untuk melanjutkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan terlaksananya kebijakan yang dimaksud, dan berkomitmen untuk senantiasa melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkala kepada pelanggan.

    Begitupun dengan Indosat Ooredoo Hutchison yang akan ikut patuh pada kebijakan terbaru mengenai kenaikan PPN dari 10 persen menjadi 11 persen ini.

    “Terkait dengan rencana kenaikan tarif PPN yang akan berlaku per 1 April 2022, sebagai Wajib Pajak, pada prinsipnya Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) akan mematuhi setiap peraturan perpajakan yang berlaku.” kata Steve Saerang, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison kepada Uzone.id, Kamis, (31/03/2022).

    Baca juga: PPN Naik Jadi 11 Persen, Gimana Nasib Harga Ponsel Samsung, Xiaomi dkk?

    Steve juga menambahkan bahwa IOH terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelanggan, diantaranya melalui sms notifikasi, informasi di lembar tagihan (billing statement) pelanggan postpaid, dan jalur komunikasi lainnya.

    Sementara itu, IOH juga terus mendukung upaya pemerintah Indonesia melalui Kemenkominfo dengan melakukan upgrade secara bertahap pada seluruh jaringannya menjadi 4G serta menggelar layanan 5G.

    “Dalam jangka panjang, Indosat juga terus mendukung langkah pemerintah dalam pemerataan akses teknologi digital di Indonesia dengan memperkuat infrastruktur jaringan,” tambah Steve.

    Langkah ini ditunjukkan melalui 11.400 site baru dan perluasan jangkauan jaringan ke 7.660 desa baru di seluruh tanah air, yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini