
Uzone.id - Tecno Pova 8 meluncur resmi dengan konsep desain baru bernama ‘Alive Matrix Display’. Lebih unik memang tampilannya, tapi Tecno justru mengurangi beberapa sektor spesifikasi penting pada Pova 8.
Beda dengan seri tahun lalu yang masih mengusung strip lampu yang bisa kelap-kelip tergantung kebutuhan, Tecno Pova 8 lebih beda. Tecno hadirkan Alive Matrix Display, sebuah panel dot-matrix yang ditaruh pada salah satu lingkaran yang terlihat seperti lensa kamera di belakang.Secara tampilan, modul kamera belakang Tecno Pova 8 memang seolah punya tiga lensa. Namun sebenarnya, hanya ada satu kamera utama di bagian belakang. Sementara sisanya, selain untuk Alive Matrix Display, menjadi ruang untuk auxiliary lens.
Peningkatan spesifikasi yang diberikan Tecno pada Pova 8 adalah kapasitas baterai yang jauh lebih besar. Smartphone ini dibekali baterai 8.000 mAh, naik 2.000 mAh dari seri sebelumnya.
Menurut pengujian TÜV SÜD, Tecno Pova 8 diklaim bisa bertahan hingga dua hari dalam sekali pengisian daya. Baterainya juga disebut mampu bertahan lebih dari 2.000 siklus pengisian dengan kapasitas minimal 80 persen dari kondisi awal.
Untuk pengisian daya, Tecno Pova 8 mendukung fast charging 45W. Tecno mengklaim baterainya bisa terisi dari 1 persen ke 50 persen dalam waktu 35 menit.
Smartphone ini juga masih mendukung reverse charging 10W. Namun, ada satu fitur yang dipangkas dari generasi sebelumnya, yakni wireless charging 30W yang sebelumnya ada di Tecno Pova 7.
Malah ditenagai Dimensity 7100
Tecno Pova 8 ditenagai prosesor MediaTek Dimensity 7100. Chip ini memang lebih baru karena diumumkan pada Januari lalu. Tapi secara spesifikasi, sebenarnya tak lebih oke ketimbang Dimensity 7300 yang jadi ‘otak’ buat Tecno Pova 7.
Alasannya, Dimensity 7100 dibuat memakai fabrikasi TSMC 6nm, bukan 4nm seperti Dimensity 7300. Selain itu, prosesor ini nyatanya lebih pelan 0,1 GHz pada 4-core performance-core Cortex A78 dari sebelumnya, tepatnya 2,4 GHz berbanding 2,5 GHz. Sedangkan pada efficiency-core, tetap 4-core Cortex A55 pada 2 GHz.
Untuk menjaga suhu perangkat tetap optimal, Tecno menyematkan lembaran graphite seluas 15.000 mm². Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X 8 GB dan penyimpanan UFS 2.2 berkapasitas 256 GB.
Tecno juga mengklaim Pova 8 sudah dioptimalkan untuk memberikan pengalaman gaming stabil 90 FPS di sejumlah game populer, termasuk Honor of Kings dan Mobile Legends: Bang Bang.
Beralih ke depan, Tecno Pova 8 pakai layar IPS LCD seluas 6,76 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 144Hz. Layarnya juga memiliki touch sampling rate 240Hz.
Di bagian kamera, Tecno Pova 8 punya kamera utama 50 MP dengan sensor Sony Lytia 600 yang mendukung 2x in-sensor zoom. Dan di depan, ada kamera selfie 13 MP.
Fitur lainnya, Tecno Pova 8 sudah berjalan di HiOS 16 berbasis Android 16, mengantongi sertifikasi IP64 yang berarti tahan debu dan percikan air, serta NFC.
Harga resmi, bakal masuk Indonesia?
Tecno Pova 8 akan tersedia dalam empat pilihan warna, yakni Arc White, Graphite Black, Helios Orange, dan Echo Green.
Di India, Tecno Pova 8 sudah tersedia untuk pre-order melalui Flipkart. Untuk harga, Tecno Pova 8 varian 6/128 GB dibanderol INR29.999, sementara varian 8/128 GB dijual INR31.999.
Kabar baiknya, besar kemungkinan Tecno Pova 8 dijual resmi di Indonesia. Setidaknya, hal ini bisa dipastikan lewat kemunculan smartphone ini di situs TKDN Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan e-Sertifikasi Postel Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).