Home
/
Digilife

Teleponan di WA Gak Usah Pakai Akun Lagi, Begini Caranya

WhatsApp merilis 'Telepon Tamu', fitur panggilan suara atau video gratis hingga 32 peserta tanpa akun, terenkripsi, dengan kendali akses penuh penyelenggara.

Teleponan di WA Gak Usah Pakai Akun Lagi, Begini Caranya

Bagikan :

Highlight Artikel

  • WhatsApp kini memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara atau video tanpa perlu memiliki akun WA, berkat fitur 'Telepon Tamu'.
  • Fitur ini mendukung panggilan individu atau grup hingga 32 peserta, bersifat gratis, terenkripsi end-to-end, dan tanpa batasan waktu.
  • Peserta tamu dapat berbagi layar, memberi reaksi, dan mengacungkan tangan, namun privasi kontak pengguna WA tetap terjaga karena tamu tidak bisa melihat nomor telepon lain.
  • Pembuatan tautan panggilan hanya bisa dilakukan oleh pengguna WhatsApp yang memiliki akun, yang juga memegang kendali penuh untuk mengizinkan atau mengeluarkan tamu.

Uzone.id — Menggunakan aplikasi WhatsApp kini gak perlu punya akun. WhatsApp baru saja memperluas kemampuan mereka agar bisa digunakan oleh semua orang tanpa terkecuali.

Diumumkan pada Rabu, (14/10), WhatsApp rilis fitur ‘Telepon Tamu’ dimana pengguna bisa mengundang siapa saja untuk bergabung ke telepon/voice call, bahkan orang yang tidak memiliki akun WA sekalipun.

Tentang Fitur Telepon Tamu

“Hari ini, kami menjadikan telepon WhatsApp lebih terbuka dari sebelumnya. Dengan telepon tamu, kini Anda bisa mengundang siapa saja bergabung ke telepon WhatsApp – meskipun ia tidak punya akun WhatsApp,” kata WhatsApp dalam keterangan yang diterima Uzone.id, Kamis, (15/10).

Fitur ini bisa digunakan untuk panggilan individual maupun grup dengan total hingga 32 peserta. WhatsApp menyebut kalau panggilan ini gratis, tetap dilindungi oleh enkripsi end-to-end, dan tidak ada batasan waktu.

Kemampuan dan Batasan Peserta Tamu

Gak cuma itu, sama seperti pengguna WA yang punya akun, ‘tamu’ di panggilan ini juga bisa menggunakan fitur-fitur penting seperti membagikan layar komputer untuk kolaborasi dan mengecek file atau dokumen, memberi reaksi hingga mengacungkan tangan untuk berbicara.

Tapi tetap saja, WhatsApp membatasi beberapa kemampuan peserta tamu. Mereka tidak bisa melihat nomor telepon peserta lain, mengirim pesan, atau menambahkan orang lain secara langsung ke panggilan.

Dengan batasan ini, privasi peserta lain di dalam panggilan masih bisa terlindungi dan tidak perlu was-was kontaknya disebar atau disimpan oleh peserta tamu.

Catatan lainnya, meski terbuka bagi tamu yang gak punya akun, pembuatan link panggilan tetap hanya bisa dilakukan oleh pengguna yang memiliki akun WhatsApp.

Nantinya, orang atau tamu yang membuka tautan tidak langsung masuk ke percakapan. Mereka akan ditempatkan di ruang tunggu dulu sampai orang yang membuat panggilan mengizinkan mereka untuk bergabung.

Pembuat panggilan juga bisa mengeluarkan tamu kapan saja. Dengan begitu, membagikan tautan bukan berarti memberikan akses masuk secara otomatis kepada setiap orang yang membukanya.

Hal ini bisa mengurangi kemungkinan orang lain masuk sembarangan ke dalam panggilan dan memberikan kendali sepenuhnya kepada 1 orang saja.

Cara Membuat Tautan Panggilan WhatsApp

Untuk mengundang orang yang tidak memiliki akun WhatsApp, penyelenggara perlu membuat tautan terlebih dahulu dengan cara berikut ini:

  1. Buka aplikasi WhatsApp, pastikan kalian menggunakan versi terbaru
  2. Masuk ke tab Panggilan/Call, kemudian pilih ikon “+”.
  3. Pilih opsi untuk membuat tautan panggilan baru/new call link
  4. Pilih jenis panggilan, video call/voice call, aktifkan permohonan untuk masuk ke panggilan
  5. Kirim tautan tersebut kepada orang yang ingin diajak berbicara.
  6. Saat tamu masuk ke ruang tunggu, berikan persetujuan agar mereka bisa bergabung.

Cara Bergabung bagi Peserta Tamu WhatsApp

Bagi penerima undangan yang tidak memiliki akun, prosesnya bisa dilakukan melalui browser komputer:

  1. Buka tautan panggilan yang dikirim
  2. Buat nama yang akan digunakan dalam panggilan
  3. Ajukan permintaan bergabung ke panggilan
  4. Tunggu sampai penyelenggara mengizinkan masuk

Setelah disetujui, tamu bisa mengikuti panggilan bersama peserta lainnya. Dalam pengumuman tersebut, WhatsApp menyebut akses tamu melalui browser komputer.

Fitur Baru WhatsApp: Integrasi dengan Kalender

Selain panggilan tamu, WhatsApp menyiapkan integrasi dengan Google Calendar dan Outlook yang akan diluncurkan pada akhir 2026 nanti. Nantinya, pengguna bisa memasang plugin WhatsApp, menghubungkan akun, lalu menambahkan tautan panggilan langsung ke undangan di Google Calender pengguna.

Dengan integrasi ini, pengguna yang punya undangan bisa langsung dengan atau tanpa akun WhatsApp. Integrasi ini mirip dengan apa yang sudah diterapkan oleh Google Meet dan juga Zoom di Google Calender dimana pengguna bisa langsung menghubungkan jadwal panggilan ke kalender.

 

FAQ Artikel

Apa itu fitur 'Telepon Tamu' WhatsApp?

Fitur 'Telepon Tamu' adalah kemampuan baru WhatsApp yang memungkinkan pengguna mengundang siapa saja, termasuk yang tidak memiliki akun WhatsApp, untuk bergabung dalam panggilan suara atau video.

Berapa banyak peserta yang bisa bergabung dalam panggilan tamu?

Fitur ini mendukung panggilan individu maupun grup dengan total hingga 32 peserta.

Apakah panggilan tamu WhatsApp gratis dan aman?

Ya, panggilan ini gratis, dilindungi oleh enkripsi end-to-end, dan tidak memiliki batasan waktu.

Bisakah peserta tamu melihat nomor telepon peserta lain?

Tidak, WhatsApp membatasi kemampuan peserta tamu. Mereka tidak bisa melihat nomor telepon peserta lain, mengirim pesan, atau menambahkan orang lain ke panggilan.

Siapa yang bisa membuat tautan untuk panggilan tamu?

Pembuatan tautan panggilan hanya bisa dilakukan oleh pengguna yang memiliki akun WhatsApp versi terbaru.

Bagaimana tamu bisa bergabung ke panggilan?

Tamu dapat bergabung dengan membuka tautan panggilan melalui browser komputer, membuat nama, dan menunggu persetujuan dari penyelenggara panggilan untuk masuk ruang tunggu.

Kapan WhatsApp akan terintegrasi dengan Google Calendar dan Outlook?

Integrasi dengan Google Calendar dan Outlook direncanakan akan diluncurkan pada akhir tahun 2026.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article