icon-category Telco

Telkom Buka 88 Posko di Seluruh Indonesia dengan 19 Ribu Karyawan

  • 29 Apr 2022 WIB
  • Bagikan :
    Menteri Kominfo Johnny G Plate (pakai peci) sambangi Kantor Wilayah Telkom Cirebon untuk memantau langsung arus mudik. (Foto: Kominfo)

    Uzone.id –Libur Panjang dan Cuti Bersama menyambut perayaan Lebaran atau Hari Idul Fitri 1443 H, layanan broadband sangat penting dalam menunjang pelayanan komunikasi digital terhadap masyarakat, dan instansi pemerintah serta perusahaan yang tetap harus memberikan pelayanan publik.

    Oleh sebab itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama perusahaan telekomunikasi di Indonesia, yakni Telkom, XL Axiata dan Indosat Ooredoo berusaha tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di tengah libur panjang.   

    “Tadi saya mengunjungi pusat monitoring atau surveillance system Telkom di Cirebon. Di sana kepada saya disampaikan kesiapan operator seluler untuk memberikan dukungan layanan telekomunikasi selama mudik Lebaran, mulai meninggalkan kota ke kampung halaman hingga kembali ke tempat kerja masing-masing,” kata Menteri Kominfo Johnny G Plate di acara ‘Konferensi Pers: Kunjungan Menkominfo Meninjau Kesiapan Operator Seluler Sepanjang Jalur Mudik’ melalui live streaming di kanal YouTube Kemkominfo TV.

    BACA JUGA: IndiHome Jadi Primadona di Lampung, Penggunanya 110 Ribu User

    Surveillance System disebut juga Closed Circuit Television System yang fungsinya mengontrol semua kegiatan secara visual atau audio visual untuk area tertentu yang dipasang suatu alat berupa kamera.

    Kamera tersebut bisa mengawasi dan mengamati serta merekam kejadian di suatu tempat, ruangan atau area tertentu secara langsung.

    Kesiapan bandwidth Telkom

    Salah satu faktor yang penting yang disampaikan oleh Johnny dalam kesiapan bandwidth Telkom yang telah menyiapkan pemenuhan alat produksi Telkom berupa:

    Pertama, IP Backbond sebesar 2Tb, agregation 15Tb, dan akses 17Tb yang nanti dianggap cukup melayani lonjakan trafik selama masa lebaran dan mudik ini.

    Kedua, disiapkan perangkat base reseiver station, ada persiapan tambahan 200 BTS 4G LTE.

    Ketiga, dukungan digitalisasi di lebih dari 237 SPBU digital yang didukung 721 personil.

    BACA JUGA: Mencoba Work From Rest Area, Internetan Gak Insecure Pakai Ini!

    Telkom sendiri menyiapkan upgrade capacity sebanyak 728 site Telkomsel untuk memberikan dukungan layanan.

    Selanjutnya, Johnny menyampaikan agar operator seluler yang melaksanakan Surveillance System berkoordinasi dengan Surveillance System yang telah ada di Kementerian Kominfo.

    Tiga Surveillance System yang telah beroperasi penuh di Kominfo saat ini adalah:

    Pertama, pusat monitoring Kominfo yang memonitoring bandwidth, quality of service dan quality experience telekomunikasi di seluruh indonesia.

    Kedua, Surveillance System Badan Layanan Umum (BLU) Bhakti Kominfo yang juga telah beroperasi penuh untuk melakukan surveillance atas backbone jaringan fiber optik di darat dan di laut, monitoring akses internet atau penggunaan satelit di mana saja akses internet itu disediakan.

    Ketiga, cyber drone dan pengendalian Kominfo di ruang digital juga beroperasi penuh untuk memberikan layanan kenyamanan ruang digital dengan melakukan tindakan yang tegas selama bulan ramadhan ini, termasuk take down konten-konten yang tidak seharusnya.

    Telkomsel mengidentifikasi 1177 POI

    Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, yang turut mendampingi Johnny G Plate saat jumpa pers, mengatakan bahwa Telkom dan Telkomsel sudah mengidentifikasi ada 1177 Point of Interest (POI) atau hotspot yang menjadi rute-rute perjalanan pemudik.

    Hotspot tersebut biasanya mungkin dipakai banyak orang untuk berkumpul, seperti tempat wisata atau tempat kemacetan.

    "Sehingga kami menambah kapasitas, menambah network, termasuk juga menambah upgrade kapasitas BTS Telkomsel sebanyak 728," tutur Ririek.

    Kemudian, dari sisi personel Telkom menggelar 88 posko di seluruh Indonesia dengan melibatkan 19 ribu karyawan.

    "Selain untuk masyarakat luas para pemudik, kami di Telkom juga memberi perhatian khusus kepada berbagai instansi pemerintah dan beberapa perusahaan yang memang terlibat dengan pelayanan publik yang vital selama lebaran ini," ungkapnya.

    Selanjutnya, Ririek berharap pemudik, instansi dan perusahaan yang memberikan layanan kepada publik bisa berjalan dengan lancar terutama sampai nanti arus mudik balik lagi.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini