Telkom Gabung UN Global Compact, Zero Waste Jadi Langkah Nyata
Telkom Indonesia bergabung dengan UN Global Compact (UNGC) untuk komitmen bisnis berkelanjutan, sejalan prinsip PBB/SDGs, serta meluncurkan program Zero Waste.

Highlight Artikel
- Telkom Indonesia resmi menjadi anggota UN Global Compact (UNGC), inisiatif PBB yang mendorong praktik bisnis bertanggung jawab dan berkelanjutan.
- Keanggotaan ini merupakan penegasan komitmen Telkom untuk menerapkan 10 prinsip UNGC yang mencakup hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi.
- Proses bergabung memerlukan pemenuhan 10 prinsip inti UNGC yang sejalan dengan strategi keberlanjutan Telkom dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
- Sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan, Telkom juga meluncurkan program "Zero Waste to Landfill" di The Telkom Hub.
Uzone.id — PT Telkom Indonesia
(Persero) Tbk resmi bergabung sebagai anggota UN Global Compact (UNGC), sebuah
inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendorong perusahaan menerapkan
praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Diumumkan pada Kamis, (22/10), bergabungnya Telkom Indonesia
ke dalam UN Global Compact (UNGC) ini menjadi komitmen perusahaan untuk ambil
andil dalam inisiatif global dalam hal keberlanjutan.
Tidak mudah, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, VP
Sustainability PT Telkom Indonesia (Persero) menjelaskan bahwa proses Telkom
Indonesia menjadi anggota UNGC ini harus melalui beberapa tahapan, salah
satunya memenuhi 10 prinsip dari inisiatif ini.
“Di UN Global Compact, terdapat 10 prinsip yang mencakup empat pilar, yaitu hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi. Hal-hal tersebut merupakan prinsip dasar yang harus dipenuhi perusahaan dan itu sejalan dengan strategi institusi kami,” kata Gunawan.
Dengan
keanggotaan ini, Telkom pun berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip
tersebut dalam aktivitas sehari-hari dan operasional perusahaan.
Bergabungnya Telkom Indonesia menjadi bagian dari UNGC ini
disambut baik oleh Executive Director UN Global Compact Network Indonesia, Dr.
M. Windrawan Inantha.
Ia pun keanggotaan tersebut bukan merupakan bentuk
sertifikasi, melainkan penegasan komitmen perusahaan untuk menerapkan 10
prinsip UN Global Compact.
“Menjadi anggota UN Global Compact Network itu bukan menjadi
satu skema sertifikasi, tapi ini adalah menegaskan komitmen yang Telkom sudah
punya untuk bisa juga sesuai dengan 10 prinsip dari UN Global Compact,” ujar
Windrawan dalam acara di The Telkom Hub, Kamis (22/10).
Menurut Windrawan, UN Global Compact telah hadir sejak 2000. Sepuluh prinsip yang diusung inisiatif tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Ia menilai Telkom telah menjalankan sejumlah upaya yang
mendukung tujuan tersebut, salah satunya melalui peluncuran program Zero Waste
to Landfill di lingkungan The Telkom Hub yang juga diresmikan pada hari yang
sama, Kamis, (22/10).
Program ini menjadi bagian dari upaya Telkom mendorong
pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dengan melakukan pengurangan
sampah, penggunaan kembali material yang masih layak, serta daur ulang.
Windrawan menyebut peluncuran program tersebut sebagai salah satu inisiatif yang baik sekaligus bentuk komitmen keberlanjutan Telkom.
Ia
juga menegaskan bahwa dengan keanggotaan ini, Telkom diharapkan lebih aktif
dalam berbagai inisiatif keberlanjutan dan memanfaatkan forum yang tersedia di
Global Compact Network.
“Tentu saja, ini bukan akhir dari perjalanan keberlanjutan
perusahaan. Justru, ini menjadi awal bagi Telkom untuk lebih aktif dalam
berbagai inisiatif keberlanjutan dan memanfaatkan forum-forum yang dimiliki
Global Compact Network, baik di tingkat nasional maupun internasional,”
tutupnya.
FAQ Artikel
Apa itu UN Global Compact (UNGC)?
UN Global Compact (UNGC) adalah inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mendorong perusahaan untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kapan Telkom Indonesia bergabung dengan UNGC?
Telkom Indonesia resmi bergabung sebagai anggota UN Global Compact (UNGC) dan pengumumannya dilakukan pada Kamis, 22 Oktober.
Apa saja pilar yang dicakup oleh 10 prinsip UNGC?
10 prinsip UNGC mencakup empat pilar utama: hak asasi manusia, ketenagakerjaan, lingkungan, dan antikorupsi.
Apakah keanggotaan UNGC merupakan bentuk sertifikasi?
Menurut Executive Director UN Global Compact Network Indonesia, Dr. M. Windrawan Inantha, keanggotaan UNGC bukan merupakan bentuk sertifikasi, melainkan penegasan komitmen perusahaan untuk menerapkan 10 prinsip UN Global Compact.
Upaya keberlanjutan apa yang telah dilakukan Telkom selain bergabung dengan UNGC?
Telkom telah meluncurkan program "Zero Waste to Landfill" di lingkungan The Telkom Hub, yang bertujuan untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab melalui pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang.
Vina Insyani
Jurnalis
