Telkom Lanjutkan GoZero di Klangon, Tanam 200 Pohon dan Kelola Sampah
Telkom melanjutkan GoZero% di Klangon, Yogyakarta, fokus pada konservasi lingkungan, penanaman 200 pohon, pengelolaan sampah warga, dan pengembangan EcoCamp.

Highlight Artikel
- Telkom melanjutkan program GoZero% ke kawasan Klangon, Yogyakarta, dengan fokus pada konservasi, pengelolaan sampah, dan pemberdayaan masyarakat.
- Melakukan Plant & Grow Action dengan menanam 200 pohon produktif di Klangon, sebagai kelanjutan dari penanaman 500 pohon sebelumnya.
- Mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui penyediaan tempat sampah terpilah, fasilitas pengolahan, serta edukasi pengolahan sampah organik menjadi kompos.
- Mengembangkan EcoCamp Klangon sebagai destinasi wisata ramah lingkungan.
Klangon, Yogyakarta, Uzone.id — Setelah menggelar aksi bersih-bersih Sungai Krukut di Jakarta Selatan dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2026, Telkom Indonesia kembali melanjutkan gerakan kepedulian lingkungan melalui program GoZero%.
Program bertajuk GoZero% Goes to Klangon ini merupakan kelanjutan dari inisiatif GoZero% Goes to Yogyakarta yang sebelumnya digelar di Bukit Klangon pada 2025.
Jika pada tahun sebelumnya Telkom melakukan penanaman 500 bibit pohon produktif di kawasan Bukit Klangon, tahun ini rangkaian aksi dikembangkan dengan pendekatan yang lebih luas, mulai dari penanaman pohon hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Tanam 200 pohon produktif
Salah satu agenda utama dalam GoZero% Goes to Klangon adalah Plant & Grow Action, yakni penanaman 200 pohon produktif di kawasan Klangon.
Penanaman dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi musim dan tingkat keberhasilan tumbuhnya pohon.
Telkom juga menyiapkan pemeliharaan serta pemantauan untuk memastikan pohon yang ditanam dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi ekosistem sekitar.
“Program GoZero ini menjadi upaya berkelanjutan kami dengan tujuan jangka panjang. Indonesia mencanangkan harus bisa net zero emission pada 2060. Tidak mungkin bisa nol kalau tidak bisa dijaga dari hari ini,” tutur SVP Sustainability Group and Corporate Communication Telkom Indonesia, Ahmad Reza dalam sambutannya dalam acara Peresmian Ecocamp Klangon ‘GoZero Goes to Klangon’ hari ini, Jumat (25/9) di Bukit Klangon, Glagaharjo, Yogyakarta.
Ia menyambung, “67 juta ton sampah yang ada di Indonesia itu 90 persennya sampah rumah tangga. Pentingnya pemilihan sampah, dari yang organik dan anorganik. Mana yang bisa diolah kembali hingga menciptakan nilai ekonomi yang nantinya dapat bermanfaat untuk warga sekitar Klangon.”
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem Klangon, sekaligus memperkuat kembali fungsi kawasan hijau.
Program penanaman pohon di Klangon sendiri sebelumnya telah dilakukan Telkom melalui GoZero% Goes to Yogyakarta.
Kala itu, pohon yang ditanam merupakan jenis pohon produktif seperti alpukat, kelengkeng, dan matoa.
Kali ini yang dipilih untuk penanaman adalah pohon jeruk keprok, kopi arabika, dan pule.
Tak cuma tanam pohon, pengelolaan sampah ikut dibenahi
Upaya menjaga lingkungan di Klangon tidak berhenti pada penanaman pohon.
Melalui GoZero% Sort for Change Action, Telkom juga mendorong kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Program ini mencakup penyediaan tempat sampah terpilah, fasilitas pengolahan sampah, hingga pengumpulan botol plastik.
Masyarakat juga mendapatkan pendampingan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang dapat berjalan secara berkelanjutan.
Berdasarkan kondisi di lapangan, masyarakat Desa Klangon telah melakukan pemilahan sampah.
Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dikumpulkan untuk dijual, sementara sebagian sampah non-organik lainnya masih dibakar.
Melalui GoZero%, pengelolaan tersebut diarahkan agar dapat berkembang menjadi sistem yang lebih teratur dan berkelanjutan.
Sampah organik diubah menjadi kompos
Selain pemilahan sampah, Telkom juga membawa konsep GoZero% Waste to Soil ke Klangon.
Lewat program ini, masyarakat diajak mengolah sampah organik menjadi kompos menggunakan komposter sederhana.
Aktivitas tersebut juga dilengkapi dengan titik kompos bersama yang dapat menjadi sarana edukasi sekaligus fasilitas pengelolaan sampah organik bagi masyarakat.
Dengan begitu, sampah organik tidak sekadar dibuang, tetapi dapat dikembalikan ke tanah dan dimanfaatkan untuk mendukung lingkungan sekitar.
Klangon juga diarahkan menjadi eco-camp
Rangkaian GoZero% Goes to Klangon turut menyasar sektor pariwisata melalui pengembangan EcoCamp Klangon.
Konsep ini mendorong kawasan camping ground menerapkan prinsip ramah lingkungan melalui pengurangan penggunaan plastik, pemilahan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan.
Telkom juga menyiapkan berbagai elemen pendukung seperti welcome gate, photospot, serta papan informasi edukasi mengenai lingkungan.
Dengan pendekatan tersebut, kawasan Klangon tidak hanya dikembangkan sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang yang memperkenalkan praktik pengelolaan lingkungan kepada pengunjung.
Seperti diketahui, melalui GoZero% Goes to Klangon, Telkom ingin membawa isu keberlanjutan lebih jauh dari sekadar kegiatan seremonial memperingati World Cleanup Day.
Rangkaian program tersebut menggabungkan konservasi, pengelolaan sampah, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat dalam satu ekosistem.
Inisiatif ini juga sejalan dengan program GoZero% Telkom yang mengusung prinsip ESG dan memiliki pilar Save Our Planet untuk mendorong upaya terkait perubahan iklim, pengelolaan energi, dan sumber daya.
Dengan melanjutkan program di Klangon, aksi penghijauan yang sebelumnya dilakukan Telkom di kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi upaya yang lebih menyeluruh, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat dalam jangka panjang.
FAQ Artikel
Apa itu program GoZero% Goes to Klangon?
Program GoZero% Goes to Klangon adalah inisiatif keberlanjutan Telkom Indonesia yang berfokus pada konservasi lingkungan, pengelolaan sampah, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan Klangon, Sleman, Yogyakarta. Ini merupakan kelanjutan dari program GoZero% sebelumnya.
Apa saja kegiatan utama yang dilakukan dalam program ini?
Kegiatan utama mencakup penanaman 200 pohon produktif (Plant & Grow Action), pengelolaan sampah terpilah dan pengolahan sampah organik menjadi kompos (Sort for Change Action dan Waste to Soil), serta pengembangan EcoCamp Klangon sebagai destinasi wisata ramah lingkungan.
Bagaimana program ini mendukung pengelolaan sampah di Klangon?
Program ini menyediakan tempat sampah terpilah, fasilitas pengolahan sampah, dan mendampingi masyarakat untuk memilah serta mengolah sampah organik menjadi kompos menggunakan komposter sederhana. Tujuannya adalah membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Apa tujuan dari pengembangan EcoCamp Klangon?
Pengembangan EcoCamp Klangon bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip ramah lingkungan di kawasan camping ground, seperti pengurangan plastik dan pemilahan sampah. Selain itu, EcoCamp juga berfungsi sebagai sarana edukasi lingkungan bagi pengunjung dan masyarakat.
Apakah ini kali pertama Telkom melakukan aksi di Klangon?
Bukan. Program GoZero% Goes to Klangon ini merupakan kelanjutan dari inisiatif GoZero% Goes to Yogyakarta yang sebelumnya digelar di Bukit Klangon pada tahun 2025, di mana Telkom telah melakukan penanaman 500 bibit pohon produktif.
Hani Nur Fajrina
Jurnalis
