Telkom Peringati World Clean Up Day Sambil Bersih-Bersih Sungai Krukut
Telkom Indonesia dan GoZero% berkolaborasi dalam aksi bersih Sungai Krukut di Jakarta Selatan untuk World Clean Up Day dan pencegahan banjir.

Highlight Artikel
- Telkom Indonesia memperingati World Clean Up Day dan World Rivers Day dengan aksi bersih-bersih di Sungai Krukut, Jakarta Selatan.
- Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif GoZero% Telkom, melibatkan relawan dari perusahaan, pengelola kawasan, pemerintah daerah, Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan petugas lapangan.
- Aksi bersih-bersih bertujuan mencegah banjir (mengingat kejadian 2007) dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta nyaman bagi masyarakat di sekitar Sungai Krukut.
- Pembersihan dilakukan sebelum musim hujan untuk merapikan sampah dan material menumpuk, serta diharapkan menjadi kolaborasi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
Uzone.id — Telkom Indonesia
turut memperingati World Clean Up Day yang jatuh pada 20 September dan World
Rivers Day yang jatuh pada 27 September 2026 mendatang dengan menggelar aksi
bersih-bersih di sekitar lingkungan gedung perusahaan.
Kegiatan peduli lingkungan ini sendiri menjadi bagian dari inisiatif GoZero% Telkom dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan dengan melibatkan para relawan dari perusahaan Telkom, pengelola kawasan, pemerintah daerah, Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta petugas lapangan dari sejumlah wilayah Jakarta Selatan (Kecamatan Mampang dan Kebayoran Baru).
VP Sustainability Telkom Indonesia, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri mengatakan kalau kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga kebersihan Sungai Krukut dan lingkungan di sekitarnya.
"Kalau melihat beberapa puluh tahun yang lalu tepatnya
di 2007, kita pernah kebanjiran gara-gara air Sungai Krukut yang meluap. Nah,
hari ini dalam rangka World Clean Up Day dan Hari Sungai Internasional, kami
bersama-sama berkolaborasi melibatkan Telkom, pemerintah daerah, semua pasukan
orange dan biru untuk sama-sama membersihkan Sungai Krukut ini," ujar
Gunawan dalam sambutannya.
Menurut Gunawan, pembersihan sungai ini diharapkan tidak
hanya membuat lingkungan di sekitar sungai menjadi lebih bersih, tetapi juga
memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan
tersebut.
"Harapannya nanti dengan pembersihan Sungai Krukut ini
lebih nyaman bagi kita dan lingkungan sekitar untuk beraktivitas di sekitar
sungai," katanya.
Kawasan Sungai Krukut sendiri berada di sekitar area
perkantoran dan pemukiman, sehingga menurut Gunawan, menjaga kondisi sungai
menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan lingkungan sekitar.
Sejalan dengan ini, Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower, Suratman Sani, pun mengatakan kalau aksi bersih-bersih Sungai Krukut juga merupakan bentuk kepedulian Telkom Landmark Tower sebagai pengelola kawasan yang berada di dekat sungai.
Menurutnya, pembersihan yang dilakukan hari ini cukup tepat karena belum memasuki musim hujan sehingga sampah dan material yang menumpuk di sekitar sungai dapat lebih dulu dirapikan.
"Mumpung belum masuk musim hujan, kita rapikan dulu
sampah-sampah yang ada, kita bersihkan, termasuk mungkin kalau tanah-tanah yang
kelihatan menggunung, kita ratakan," ujar Suratman.
Suratman mengatakan perhatian terhadap lingkungan tidak
hanya dilakukan di dalam kawasan gedung, tetapi juga mencakup lingkungan di
sekitarnya.
"Jadi kita bukan hanya berkutat atau berproses di dalam gedung atau kawasan ini saja, tapi begitu melihat di sekitarnya, sungainya seperti ini, jadi kami jadikan kesatuan, satu ekosistem sehingga dalamnya bagus dan bersih lingkungan sekitarnya juga bersih," kata Suratman.
Aksi bersih Sungai Krukut tersebut turut melibatkan jajaran
pemerintah wilayah, termasuk Kecamatan Kebayoran Baru dan Kecamatan Mampang
Prapatan, Dinas SDA, serta petugas lapangan.
Perwakilan Kecamatan Kebayoran Baru, Angga Saputra, mengajak
peserta untuk tetap semangat selama mengikuti kerja bakti sekaligus
memperhatikan keselamatan saat melakukan pembersihan.
“Intinya, semangat untuk kegiatan hari ini. Mari kita
manfaatkan waktu (kegiatan ini) karena banyak yang perlu kita selesaikan,”
ujarnya dalam sambutan tersebut.
Sementara itu, perwakilan Suku Dinas SDA Kecamatan Mampang
Prapatan, Dede Rusmana, mengapresiasi kolaborasi Telkom dengan pemerintah dalam
kegiatan tersebut.
"Saya mewakili SDA berterima kasih pada Telkom yang
berkolaborasi antara pemerintah dan pihak keselamatan. Saya rasa cukup sekian,
tetap semangat dan hati-hati dalam bekerja ya teman-teman semua," kata
Dede.
Melalui kegiatan ini, Telkom membawa semangat GoZero% ke
lingkungan sekitar, dengan melibatkan perusahaan, pemerintah, dan masyarakat
dalam aksi menjaga kebersihan sungai.
Kedepannya, Telkom berharap kegiatan seperti ini tidak
berhenti pada satu aksi saja. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah,
dan masyarakat pun diharapkan bisa terus dilakukan untuk menjaga lingkungan di
sekitar perusahaan dan pemukiman warga.
"Harapannya ini tidak berhenti sampai di sini. Ke
depannya tentunya kolaborasi antara korporasi, pemerintah daerah, kemudian
masyarakat, harapannya dapat terus berjalan," tutur Gunawan.
FAQ Artikel
Apa tujuan Telkom Indonesia menggelar aksi bersih-bersih Sungai Krukut?
Aksi bersih-bersih ini bertujuan untuk memperingati World Clean Up Day dan World Rivers Day, serta sebagai bentuk kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga kebersihan Sungai Krukut dan lingkungan sekitarnya, mencegah banjir, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Siapa saja yang terlibat dalam kegiatan bersih-bersih Sungai Krukut ini?
Kegiatan ini melibatkan Telkom Indonesia bersama para relawan dari perusahaan, pengelola kawasan (PT Telkom Landmark Tower), pemerintah daerah (Kecamatan Mampang dan Kebayoran Baru), Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta petugas lapangan.
Mengapa pembersihan Sungai Krukut dilakukan sebelum musim hujan?
Menurut Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower, Suratman Sani, pembersihan sebelum musim hujan sangat tepat agar sampah dan material yang menumpuk dapat dirapikan lebih dulu sebelum volume air sungai meningkat dan berpotensi menyebabkan luapan atau banjir.
Apa harapan Telkom Indonesia terhadap kegiatan kolaborasi bersih-bersih lingkungan ini ke depannya?
Telkom berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti pada satu aksi saja. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga lingkungan di sekitar perusahaan dan pemukiman warga.
Vina Insyani
Jurnalis
