home ×
Auto

Tesla yang Mulai Dipertanyakan dengan Sejumlah Kelemahannya

30 November 2020 By
Tesla yang Mulai Dipertanyakan dengan Sejumlah Kelemahannya
Share
Share
Share
Share

Foto: unsplash

Uzone.id - Ketika muncul ke permukaan dunia, nama Tesla memang langsung jadi gebrakan. Seolah ini adalah mobil yang dihadirkan dari masa depan.

Warga dunia lumayan takjub, apalagi yang mengerti teknologi dan mendambakan suasana masa depan. Sebuah mobil listrik yang gak haram disebut sebagai revolusioner dan jadi pionir di industri.

Berkat ide-ide gila dan nyali besar seorang Elon Musk. Tapi sekali lagi, gak ada gading yang gak retak. Ketika terus bertumbuh dan usia terus berjalan, Tesla pun harus mengakui kalau pada dasarnya adalah sebuah mobil biasa.

BACA JUGA: Masa Pandemi, Gaji di Bawah Rp5 Juta, Perempuan Pilih Mobil

Mobil biasa yang tetap harus membuktikan durabilitasnya, serta kemampuannya untuk beradaptasi dengan kondisi.

Baru-baru ini, sejumlah keluhan dan akhirnya berujung pada recall mulai terjadi pada Tesla. Sebelum-sebelumnya, kita juga gak bisa begitu saja melupakan kasus-kasus kebakaran pada mobil-mobil Tesla.

Kabar terbarunya, di China, ratusan unit Tesla Model X harus ditarik lagi dari pasaran karena diduga ada kecacatan pada desain atapnya, yang rawan lepas, sehingga jelas membahayakan.

Pernyataan resmi Lembaga Pengawasan Pasar di Cina yang dilansir Xinhua menyebut unit Tesla X yang ditarik itu merupakan unit yang diproduksi pada 16 Maret 2016 hingga 31 Juli 2016, diimpor dari Amerika Serikat.

“Jika atap tersebut lepas dan jatuh saat mobil melaju kencang, akan meningkatkan risiko tabrakan atau cidera bagi kendaraan di belakang, terutama sepeda motor,” tulis penjelasan lembaga tersebut.

Tesla akan melakukan perbaikan secara gratis pada sejumlah mobil-mobilnya yang cacat sistem atapnya. Laporan terkini, gak hanya terjadi pada Model X, tapi juga Model S.

Selain atap, kemudian Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat, melansir Reuters, mengatakan telah membuka penyelidikan terhadap sekitar 115 ribu kendaraan Tesla atas masalah keamanan suspensi depan.

NHTSA sedang membuka evaluasi awal untuk kendaraan Model S 2015-2017 dan Model X 2016-2017, setelah menerima 43 keluhan yang menyatakan kegagalan link suspensi depan kiri atau kanan depan.

Ada kondisi manufaktur yang dapat menyebabkan suspensi depan mengalami kegagalan link, karena mungkin tidak memenuhi spesifikasi kekuatan Tesla.

Jika terjadi kegagalan link, pengemudi tetap dapat mengontrol kendaraan tetapi ban dapat mengenai wheel arch liner.

NHTSA mengatakan 32 keluhan melibatkan kegagalan yang terjadi selama manuver parkir kecepatan rendah, sementara 11 terjadi saat mengemudi. Delapan keluhan lainnya mungkin juga melibatkan masalah yang sama.

Lanjut lagi, ada hampir 159 ribu kendaraan Tesla Model S dan Model X, ketika NHTSA telah membuka evaluasi awal pada bulan Juni atas kegagalan layar sentuh.

Badan tersebut mengatakan kegagalan tersebut dapat mengakibatkan hilangnya tampilan gambar kamera belakang saat mundur dan mengurangi visibilitas belakang.

Ini dapat memengaruhi kemampuan defogging jendela belakang dan reminder warning berbunyi yang berhubungan dengan Autopilot dan sinyal belok.

Masih seputaran software, Computer Security and Industrial Cryptography (COSIC) belum lama ini, mengeluarkan pernyataan mengejutkan, mengklaim telah menemukan celah fatal di mobil listrik Tesla Model X.

Celah tersebut yakni sebuah sistem keamanan on-board di Tesla Model X dapat dieksploitasi oleh hacker dan pencuri, bermodalkan koneksi Bluetooth untuk membuka kunci mobilnya.

Selain membuka pintu, mobil tersebut pun bahkan bisa langsung dikendarai.

Mereka sendiri mempraktekkan peretasan dan pencurian SUV listrik, hanya dengan menggunakan peralatan buatan sendiri yang hanya menghabiskan dana sebesar USD300 atau setara Rp 4,2 juta.

Saat upaya peretasan terjadi, sistem keamanan Tesla Model X memang berupaya melakukan proteksi, cuma bentuk roteksinya sama sekali tidak ada bentuk validasi kepemilikan mobil.

Titik itulah yang akhirnya bisa dimanfaatkan untuk tindak kejahatan. Sebuah celah kecil namun sangat fatal, yang bisa terjadi dengan alat sederhana dan murah.

Nah, mobil masa depan seperti Tesla memang menjanjikan. Meski begitu, masih sangat jauh dari sempurna. Namun, setidaknya ini bisa jadi pelajaran yang berharga bagi Tesla untuk terus menyempurnakan mobil-mobil listriknya itu.

VIDEO Wuling Almaz Limited Edition First Impression

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

0 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article