Home
/
Automotive

Test Drive eVitara: Andai Semua Mobil Suzuki Seasik Ini!

Suzuki eVitara hadir sebagai mobil listrik perdana di Indonesia dengan akselerasi gesit, desain sporty, dan impresi berkendara yang menyenangkan.

Test Drive eVitara: Andai Semua Mobil Suzuki Seasik Ini!

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Suzuki eVitara hadir sebagai mobil listrik perdana di Indonesia dengan performa akselerasi yang gesit dan menyenangkan.
  • Desainnya gahar dan sporty, jauh dari kesan futuristis kebanyakan EV, serta kabin yang modern namun tetap fungsional.
  • Menawarkan impresi berkendara "fun to drive" di perkotaan berkat dimensi kompak, sasis responsif, dan suspensi depan yang empuk.
  • Meskipun unggul dalam performa dan fitur, harga Rp750 jutaan menjadi sorotan karena lebih mahal dari kompetitor EV China.

Uzone.id - Suzuki udah benar sih, berani memasarkan mobil listrik perdananya di Indonesia, eVitara. Bahkan, mobil ini seolah jadi acuan bagaimana sebuah mobil Suzuki dibuat dan dikendarai.

Punya dimensi kompak yang gak beda jauh dari Suzuki Fronx. Tapi Suzuki menseting Suzuki Fronx untuk super irit BBM, karenanya, tenaganya 'ditahan' sehingga cenderung lemot.




Nah, disini eVitara unggul. Dengan torsi instan dari sebuah motor listrik, rasa berkendaranya jadi sangat menyenangkan karena akselarasi yang gesit, smooth dan berisi.

Tampilan Gahar dan Layaknya Mobil Konvensional


Kami suka tampilanya yang gahar dan sporty, jauh dari kesan futuristis yang mengawang-ngawang seperti mobil-mobil listrik kebanyakan. 

Mulai dari tampilan wajah yang agresif, sejumlah otot di bumper, samping sampai bagian belakangnya, membuat eVitara cakep dilihat dari sudut manapun.

Masuk ke dalam kabin pun, nuansa sporty begitu kental dan sekali lagi, gak perlu sok-sokkan futuristis. Jadi, setidaknya kita masih melihat banyak tombol-tombol untuk mengoperasikan fitur.

Dual screen yang terdiri dari MID dan infotaintment jadi center sekaligus menegaskan nuansa modern di kabin. MID-nya berisi informasi lengkap dan layar infotaintmen yang juga berisi opsi pengoperasian dan informasi yang lebih detail seputaran mobil.


Joknya juga enak didudukin dan menawarkan posisi duduk yang lumayan ergonomis, meski cenderung commanding. Kalau busa jok--terutama di sandaran punggung lebih empuk lagi, dijamin bakal menambah kenyamanan.

Pengaturan jok sudah elektrik--meski hanya di jok pengemudi, setir bisa tilt dan telescopic, tuas transmisi unik, membuat pengoperasian mobil ini jadi lebih praktis dan mudah membuatnya sesuai kebutuhan.

Impresi Berkendara yang Fun to Drive


Sektor ini yang membuat mungkin banyak orang atau maniak Suzuki berharap; seandainya semua mobil Suzuki seasik ini dikendarai..

Ya, dengan dimensi kompaknya, sassis yang seolah menyatu dengan respon setir, akselarasi yang berisi dan gesit, membuat eVitara begitu menyenangkan dikendarai, khususnya di perkotaan.

Manuver dan pergerakannya gesit dan mudah dikendalikan. Bahkan, kami seolah seperti tidak sedang nyetirin mobil listrik, tapi mobil konvensional seperti umumnya, cuma yang ini minim suara dan getaran.

Bantingan suspensi juga empuk, terutama sepasang kaki-kaki depan yang mampu meredam various permukaan jalan. Ketika bermanuver pun, bodyroll minim terasa dan bagian belakang seolah nurut mau diajak ngapain aja.

Kekurangannya paling pada sepasang kaki-kaki belakang, dimana empuknya suspensi masih belum bisa berpadu harmonis dengan bobot baterai.

Efeknya, saat melaju sedang sampai kecepatan tinggi, mobil ini stabil dan presisi, namun saat berjalan pelan dan melindas polisi tidur misalnya, rebound dan pantulannya masih sangat berasa.

Mungkin ini kewajaran yang masih bisa dikompromikan, namun, tetap menjadi pekerjaan rumah besar bagi sejumlah pabrikan, termasuk pabrikan Jepang seperti Suzuki untuk meracik kaki-kaki belakang agar lebih nyaman.




Kesimpulan

Sebagai sebuah crossover urban SUV, jelas eVitara tergolong ideal. Dimensi kompak, tampang keren, performa mumpuni dan fitur yang melimpah. Kondisi jalan seperti apapun, selama tidak ekstrem masih bisa diladeni.

Cuma sayangnya, selain jadi mobil Suzuki terkencang, eVitara juga valid sebagai mobil Suzuki termahal di Indonesia.

Banyak orang yang bilang, "Bagus sih mobilnya, tapi apa iya dengan banderol Rp750 jutaan, layak untuk dibeli, ditengah gempuran EV China yang punya harga bahkan setengahnya lebih murah?

Pilihan ada di kalian, meski secara driving impression mobil ini juara dan membuat kami berharap; ah, seandainya semua mobil Suzuki seperti ini rasanya ketika disetirin..

FAQ Artikel

Apa itu Suzuki eVitara?

Suzuki eVitara adalah mobil listrik perdana yang dipasarkan oleh Suzuki di Indonesia, dirancang sebagai crossover urban SUV.

Bagaimana performa akselerasi Suzuki eVitara?

eVitara memiliki akselerasi yang gesit, smooth, dan berisi berkat torsi instan dari motor listriknya, membuatnya sangat menyenangkan untuk dikendarai, terutama di perkotaan.

Seperti apa desain eksterior dan interior eVitara?

Desain eksteriornya gahar dan sporty, jauh dari kesan futuristis mobil listrik pada umumnya. Interiornya kental nuansa sporty dengan dual screen MID dan infotainment, serta banyak tombol fungsional dan posisi duduk ergonomis.

Apa kekurangan utama Suzuki eVitara?

Kekurangan utamanya terletak pada kaki-kaki belakang yang pantulannya masih terasa saat melindas polisi tidur atau berjalan pelan, serta harganya yang mencapai Rp750 jutaan, menjadikannya mobil Suzuki termahal di Indonesia.

Apakah Suzuki eVitara layak dibeli dengan harganya?

eVitara menawarkan driving impression yang juara, performa mumpuni, dan fitur melimpah. Namun, kelayakan pembelian dengan banderol Rp750 jutaan menjadi pertimbangan pribadi di tengah gempuran EV China yang lebih terjangkau.

Bagja Pratama

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article