
-
Kepolisian Thailand menangkap 10 warga Rusia yang mengelola kelas pelatihan seks untuk rekan senegaranya di kota pesisir Pattaya. Mereka didakwa bekerja di negara itu tanpa izin.
Polisi menyatakan di antara orang-orang yang ditangkap adalah Alex Lesley, seorang yang menyebut dirinya "guru seks" dan ramai diberitakan karena dilaporkan akan maju mencalonkan diri sebagai presiden Rusia, bulan depan.
Lelaki bernama asli Alexander Kirillov itu, menurut polisi Thailand, tidak terdaftar sebagai kandidat presiden di Komisi Pusat Pemilihan Umum Rusia.
Para warga Rusia yang ditahan itu akan didakwa bekerja di Thailand tanpa izin, bukan karena melakukan kursus itu sendiri, kata kepolisian.
Reuters belum bisa menghubungi pengacara 10 lelaki itu. Kedubes Rusia di Thailand tidak merespons ketika ditelepon untuk dimintai komentar.
Pattaya, kawasan yang dikenal karena hiburan malamnya, menarik banyak wisatawan Rusia. Sebagian dari tempat hiburan malam itu bahkan dikelola orang Rusia dan menyertakan tanda berbahasa Rusia.
Dalam situs resminya, Lesley yang mempunyai lebih dari 36 ribu pengikut di Instagram, belum lama ini mengunggah video orang-orang di pantai yang dia tandai Monkey Beach di Koh Lam, sebuah pulau lepas Pattaya.
Beberapa orang di video itu mengenakan kaos bertulisan "Sex Animator." Situs resmi Lesley mengiklankan kurusus teknik seksual yang digelar mulai 17 Februari di Thailand.
[Gambas:Video CNN]