
Kemenangan The Shape of Water yang fenomenal di musim penghargaan baik Golden Globes 2018 dan Oscar 2018 berbau 'anyir.' Film cinta antara makhluk laut dan manusia itu menang di tengah isu penjiplakan.
Film garapan Guillermo del Toro yang mengisahkan cinta seorang wanita pekerja kebersihan dan makhluk laut itu disebut mirip dengan sejumlah karya yang sudah rilis sebelumnya.
Sejumlah karya yang disebut mirip dengan The Shape of Water adalah sebuah film pendek rilisan 2015 asal Belanda dan sebuah pementasan teater pada 1969.
Lihat juga:Piala Oscar Ternyata Hanya Dihargai Rp13 Ribuan |
Sutradara Prancis Jean-Pierre Jeunet juga baru-baru ini mengatakan kepada Ouest France bahwa dia terganggu dengan sebuah adegan di The Shape of Water yang menampilkan kemiripan dengan adegan di film Delicatessen (1991).
Adegan yang diributkan itu adalah sebuah reka pasangan yang duduk bersama dan melakukan sejumlah gerakan koreografi dengan latar film lawas.
Dalam The Shape of Water, tarian ini dilakukan menggunakan kaki, sementara di Delicatessen lebih mengeksplorasi gerakan tubuh bagian atas.
[Gambas:Youtube]
Hanya saja, baik Del Toro maupun pihak rumah produksi Fox Searchlight membantah tuduhan itu.
Kepada Deadline, Del Toro mengatakan belum pernah mendengar tentang karya-karya tersebut sebelum membuat film The Shape of Water. Dia menekankan rekam jejaknya yang bersih.
"Saya telah berkarier di dunia film selama 25 tahun dan punya reputasi yang kuat," kata Del Toro.
"Saya selalu menjadikan topik keterbukaan dalam karier saya, tentang pengaruh saya dalam film yang saya buat, dalam komentar di DVD, Twitter, pameran museum saya. Saya selalu terbuka tentang apa yang saya cinta, dan saya tidak masalah mendiskusikannya dan bagaimana mereka bertrasnformasi dalam film-film saya," kata Del Toro.