
Timnas Indonesia U-23 bermain imbang 0-0 saat bersua PSIM Yogyakarta dalam laga uji coba di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (2/6).
Timnas Indonesia U-23 tampil tidak terlalu meyakinkan di awal-awal pertandingan. Beberapa kali upaya Tim Garuda Muda untuk membangun serangan tak berjalan baik karena koordinasi permainan yang kurang apik.
|
Witan Sulaiman tidak berhasil mencetak gol untuk Timnas Indonesia ke gawang PSIM. (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
|
Di babak kedua, pelatih Indra Sjafri coba menambah daya gedor serangan dengan memasukkan Sani Rizki, Muhammad Rafli, dan Rafli Mursalim. Masuknya Sani terbukti membuat permainan Timnas Indonesia U-23 lebih menggigit.
Ia dua kali memberikan ancaman ke gawang PSIM. Jelang babak kedua usai, Rafli melepaskan tembakan dari luar kotak penalti tetapi masih bisa ditangkap kiper PSIM, Ivan Febrianto. Skor 0-0 bertahan hingga babak kedua usai.
Timnas Indonesia U-23 telah menjalani pemusatan latihan sejak Rabu (29/5) dan diakhiri dengan laga uji coba kontra PSIM. Setelah ini, Indra Sjafri akan mencoret empat dari 26 pemain untuk mengikuti turnamen Piala Merlion 2019, di Singapura, 7-9 Juni mendatang.
Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Thailand dalam turnamen yang diikuti empat negara Asia Tenggara di Stadion Jalan Besar, 7 Juni. Jika meraih kemenangan kontra Thailand, Tim Garuda Muda akan bertemu pemenang laga Timnas Singapura U-23 melawan Timnas Filipina U-23 di partai puncak.
Susunan pemain
PSIM Yogyakarta: Putu Pager; Fandy Edy, Aditya Putra Dewa, Achmad Hisyam Tolle, Tedi Berlian; Raymond Tauntu, Hendika Arga Permana, Agung Pribadi, Ichsan Pratama, Raphael Maitimo; Cristian Gonzales
Timnas Indonesia U-23: Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Andy Setyo, Bagas Adi Nugroho, Rizqi Dwi; Lutfi Kamal, Hanif Sjahbandi, Witan Sulaiman, Gian Zola, Feby Eka; Septian Satria Bagaskara