icon-category Telco

TIOC Telkom Bakal Jadi Benchmark Crisis Center Ibu Kota Baru

  • 27 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id – Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Wantannas) melakukan kunjungan resmi ke Command Center Telkom Integrated Operation Center (TIOC) yang berlokasi di lantai 2 Gedung Graha Merah Putih Telkom, Jakarta, pada 23 Juni kemarin.

    Kunjungan Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Laksamana Madya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., S.Pi., M.H. disambut hangat oleh Executive General Manager Service Operation Bambang Haryasena dan General Manager Central Government Services Yanto Setiawan.

    Pada agenda kunjungan resmi ini, Wantannas ingin meninjau serta berdiskusi lebih lanjut mengenai panduan Command Center yang dimiliki oleh Telkom. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Persidangan Sistem Informasi dan Pengawasan Internal Brigjen TNI Gusti Putu Wirejana, Kepala bagian Sistem Informasi Biro PSP Kolonel Laut Ari Purnomo dan jajaran.

    Baca juga: Telkom Bahas Soal Smart City di London Tech Week 2022

    “TIOC adalah manifestasi dari spirit Digital, Lean, dan Customer Experience yang dimiliki Telkom untuk mendorong terwujudnya transformasi perusahaan menjadi Digital Telco Company,” ungkap Executive General Manager Service Operation Bambang Haryasena dalam kata sambutannya.

    Sementara itu Harjo Susmoro menyampaikan, sebagai lembaga pemerintah yang berkedudukan di bawah presiden dan memiliki tanggung jawab untuk membina ketahanan nasional, Wantannas memerlukan sarana untuk berkoordinasi terkait krisis layaknya crisis center yang dimiliki oleh Telkom.

    “Wantannas bertugas untuk merancang kebijakan penting sudah berdiri sejak tahun 1946, dengan nama Dewan Pertahanan Negara dan kini berubah menjadi Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Adapun maksud kedatangan kami adalah ingin menyaksikan secara langsung TIOC Command Center ini,” ungkap Harjo dalam kesempatan yang sama.

    Ia melanjutkan, “sesuai dengan tugas Wantannas adalah untuk melindungi rakyat, membantu negara dalam situasi darurat, dan menjamin kedamaian dunia, maka diperlukan sarana untuk berkoordinasi serta mengambil keputusan seperti crisis center yang saat ini belum kami miliki.”

    Sejauh ini, diskusi yang dilakukan terkait TIOC ini mengantarkan pada pembahasan rencana pembangunan Crisis Center Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa yang akan datang.

    Menurutnya, Telkom telah mengelola crisis center dengan baik tentunya dengan pemanfaatan digital yang maksimal.

    Maka dari itu, untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN), Wantannas berencana menjadikan TIOC sebagai tolak ukur alias benchmark pembangunan crisis center agar dapat mempersiapkan yang terbaik untuk IKN nantinya.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini