
Sakit kepala tegang atau tension type headaches terjadi ketika otot leher dan kulit kepala menjadi tegang atau berkontraksi. Kontraksi otot dapat menjadi respon terhadap stres, depresi, cedera kepala, atau kecemasan. Sakit kepala ini bisa terjadi pada semua usia, tapi paling sering terjadi pada remaja dan orang dewasa.
Stres bisa menjadi pemicu sakit kepala tegang. Untuk itu, Anda perlu mengatasi stres terlebih dahulu. Luangkan banyak waktu untuk bersantai dan menenangkan pikiran. Anda bisa lakukan meditasi, latihan pernapasan dalam, atau olahraga seperti yoga.
Selain itu, memijat pelan bagian kepala Anda yang sakit juga bisa membantu. Pijat dapat mengurangi stres dan meredakan ketegangan. Ini sangat efektif untuk melemaskan otot yang kencang di belakang kepala, leher, dan bahu.
Belajar untuk mengenali dan menghindari situasi penyebab stres yang memicu sakit kepala juga bisa menjadi cara yang efektif.
Anda bisa melakukan kompres air hangat atau dingin di bagian kepala yang sakit. Ini dilakukan untuk mengurangi ketegangan otot yang menyebabkan sakit kepala.
Kompres air hangat bisa Anda lakukan dengan menggunakan botol yang diisi air hangat atau handuk yang dibasahi air panas. Begitu pula dengan kompres air dingin, jangan langsung menempelkan es ke bagian kulit kepala Anda. Bungkus es dengan handuk bersih lalu tempelkan ke bagian kepala yang sakit.
Sakit kepala tegang juga bisa dipicu dari kebiasaan-kebiasaan yang tidak disadari. Oleh karena itu, beberapa perubahan ini mungkin membantu.
The post Tips dan Trik Mengatasi Sakit Kepala Tegang Selain Pakai Obat appeared first on Hello Sehat.