
-
Perjalanan mudik dan arus balik Lebaran agaknya cukup menyita waktu dan tenaga. Apalagi bagi mereka yang mudik melalui jalur darat seperti bus atau kendaraan pribadi. Stamina tubuh harus dipersiapkan, khususnya demi mencegah dehidrasi yang kerap menyerang para pemudik.
Ahli gizi, Jansen Ongko, mengingatkan bahwa dehidrasi bisa mengintai para pemudik.
"Jika tidak dicegah atau diatasi, dehidrasi dapat menyebabkan tubuh merasa pusing, mata berkunang-kunang, hingga rasa mual dan tak nyaman pada perut," ujar Jansen pada CNNIndonesia.com melalui surat elektronik, jelang Lebaran.
Jansen menjelaskan, kopi dan teh memiliki sifat diuretik yang membuat frekuensi keluarnya urine meningkat. Pengeluaran urine terus-menerus otomatis akan membuat cairan dalam tubuh lebih cepat terbuang sehingga risiko dehidrasi meningkat.
3. Konsumsi makanan tinggi kandungan air
Minuman manis dan berkafein sudah 'terbuang' dari daftar bekal perjalanan mudik. Sebagai gantinya, beberapa makanan dan minuman bisa disiapkan untuk mencegah dehidrasi.
Sup
Sup termasuk menu makanan yang mudah dibuat. Sup dengan campuran kaldu ayam dan sayuran bisa mencegah dehidrasi karena kandungan cairan serta nutrisi seperti vitamin dan mineral yang ada di dalamnya.
Sayur dan buah
Sayur dan buah bisa memasok cairan untuk tubuh. Perbanyak konsumsi sayuran hijau seperti daun selada, brokoli, dan mentimun.
Selain itu, siapkan pula buah-buahan dengan kandungan air yang tinggi seperti melon, semangka, apel, dan pir.
Air kelapa muda
Para pemudik juga disarankan untuk meminum air kelapa muda. Kandungan elektrolit alami di dalamnya dapat membantu tubuh terhidrasi lebih lama dan menambah energi yang diperlukan selama mudik.