
Kecanduan gadget dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, bahkan pasangan Anda. Menghadapi pasangan yang kecanduan gadget bisa jadi lebih sulit ketimbang anak karena salah-salah menegur, hal itu justru dapat memicu konflik.
Informasi tersebut pada umumnya berupa pesan teks, chat, email, hingga setiap like dan komentar pada akun media sosial. Semua informasi ini dapat merangsang pelepasan hormon yang disebut dopamin.
Dopamin berperan dalam mengatur pusat rasa senang di dalam otak. Produksi dopamin yang meningkat akan menimbulkan rasa senang sehingga pasangan Anda terus menginginkan apa pun yang menjadi pemicunya.
Mekanisme serupa juga terjadi ketika seseorang berhubungan seks, berbelanja, atau melakukan kegiatan lain yang menimbulkan rasa bahagia. Namun, Anda harus menentukan kapan saatnya berhenti agar tidak berubah menjadi kecanduan.
Seseorang dikatakan mengalami kecanduan ketika ia tidak lagi mampu menghentikan kegiatan yang memicu munculnya dopamin di otak. Tanda lainnya, kegiatan tersebut biasanya sampai menimbulkan dampak negatif dalam kehidupan sehari-hari.
Pasangan Anda mungkin telah mengalami kecanduan bila menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut:
Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu pasangan mengatasi kecanduannya:
Menyimpan gadget di dalam kamar bisa membuat Anda ataupun pasangan Anda yang kecanduan melulu menggunakannya, bahkan sebelum tidur atau ketika bangun.
Untuk itu, menyimpan gadget di ruangan lain merupakan cara yang tepat agar Anda dan pasangan bisa beristirahat secara optimal dan perlahan lepas dari ketergantungan.
Tak hanya pasangan, Anda juga sebaiknya menyimpan gadget Anda di luar kamar.
Bersama pasangan, sepakati jam-jam tertentu dalam sehari ketika ia perlu membatasi penggunaan gadget. Misalnya, saat bekerja, makan malam bersama keluarga, atau sebelum tidur.
Anda juga sebaiknya berpartisipasi untuk membatasi jam penggunaan gadget Anda.
Bantulah ia dengan menjalankan hal ini bersama sembari mengingatkan pentingnya pembatasan gadget. Anda juga bisa mengajaknya melakukan kegiatan menyenangkan yang lain untuk mengalihkan pikirannya.
Rumah tangga Anda lebih rentan terhadap konflik jika pasangan Anda kecanduan gadget karena bisa saja waktunya dihabiskan untuk menatap layar.
Namun, usahakan untuk selalu menyampaikan keinginan maupun masukan Anda dengan cara yang baik. Hindari kesan menghakimi dan nada bicara yang negatif.
Selama satu hari saat akhir pekan, cobalah mengajak pasangan Anda menghindari penggunaan gadget sama sekali. Lakukan kegiatan lain yang tak kalah menyenangkan agar ia memahami bahwa sumber kebahagiaannya tidak hanya berasal dari gadget.
Apabila semua cara telah diupayakan tetapi belum membuahkan hasil, cobalah mencari bantuan profesional dari psikolog. Psikolog dapat memberikan terapi khusus untuk mengatasi masalah kecanduan.
Menghadapi pasangan yang kecanduan gadget memang tidaklah mudah. Anda perlu melakukan pendekatan secara perlahan agar pasangan Anda memahami bahwa perilakunya bisa berdampak pada keharmonisan rumah tangga.
Langkah pertama tentunya dengan memahami penyebab kecanduan dan mengenali tanda-tandanya. Hal ini akan membantu Anda menentukan langkah yang tepat selama mendampingi pasangan tercinta.
The post Tips Menghadapi Pasangan yang Kecanduan Gadget appeared first on Hello Sehat.