Home
/
Automotive

Toyota Siapkan Mobil Hybrid Made in Vietnam, Modal Rp5 Triliun

Toyota menambah investasi Rp5 triliun untuk memperluas pabrik dan menyiapkan produksi mobil hybrid di Vietnam mulai 2029.

Toyota Siapkan Mobil Hybrid Made in Vietnam, Modal Rp5 Triliun

Toyota New Veloz Hybrid

Bagikan :

Uzone.id - Toyota lagi menyiapkan produksi mobil hybrid di Vietnam. Dilaporkan, pabrikan asal Jepang tersebut baru menambah investasi sebesar USD283,7 juta atau Rp5 triliun. 

Dikutip dari The Investor, Pemerintah Provinsi Phu Tho telah menyerahkan revisi keputusan investasi dan sertifikat registrasi investasi ke-12 kepada Toyota Motor Vietnam pada 28 Agustus 2026.

Tambahan modal tersebut membuat total investasi proyek Toyota di Vietnam mencapai lebih dari USD373 juta atau lebih dari Rp6,5 triliun. 

Proyek ini mencakup perakitan dan produksi kendaraan serta komponen, impor mobil secara utuh, sampai layanan purnajual. Dalam revisi terbaru, Toyota turut menambahkan produksi dan perakitan kendaraan hybrid.

Tambahan investasi ini pun memungkinkan Toyota memproduksi mobil hybrid ‘Made in Vietnam’. Ini menjadi langkah penting, lantaran selama ini seluruh mobil hybrid Toyota yang dijual di Vietnam masih diimpor secara utuh atau completely built up (CBU).

Ketua Komite Rakyat Provinsi Phu Tho, Tran Duy Dong (kanan), menyerahkan sertifikat pendaftaran investasi kepada perwakilan Toyota Vietnam pada 28 Agustus 2026. (Foto: Surat kabar Nhan Dan)

Pabrik Toyota Motor Vietnam di Phu Tho berdiri di atas lahan seluas lebih dari 28,6 hektare. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 52.000 kendaraan per tahun.

Rencananya, Toyota bakal membangun fasilitas pengecatan dan pabrik stamping pada Mei 2027. Kedua fasilitas baru tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.

Canggihnya, fasilitas ini akan menggunakan teknologi otomatisasi untuk meningkatkan kapasitas produksi, kualitas kendaraan, dan efisiensi energi. Pabrik tersebut juga dipersiapkan menjadi basis produksi model baru yang dirakit secara completely knocked down (CKD).

Ketua Komite Rakyat Provinsi Phu Tho, Tran Duy Dong, meminta Toyota mempercepat pelaksanaan proyek dan memperluas jaringan pemasok komponen lokal. Toyota juga diminta meningkatkan kandungan lokal kendaraan serta memberikan lebih banyak pelatihan kepada tenaga kerja agar dapat mengisi posisi penting di negeri sendiri.

Toyota telah beroperasi di Vietnam sejak 1995. Hingga Oktober 2025, perusahaan asal Jepang tersebut telah memproduksi lebih dari 700.000 kendaraan dan menjual lebih dari satu juta unit mobil di sana.

Muhammad Faisal Hadi Putra

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article