Twitter Bangkit Lagi! Medsos Burung Biru ini Bakal Tantang Aplikasi X
Startup Operation Bluebird meluncurkan Twitter.now, platform media sosial mirip Twitter lama dengan fitur verifikasi Vera.

Highlight Artikel
- Startup 'Operation Bluebird' berupaya menghidupkan kembali nama dan logo Twitter dengan meluncurkan jaringan media sosial Twitter.now.
- Twitter.now dirancang mirip Twitter lama dengan warna biru dan logo burung, serta tidak terafiliasi dengan X milik Elon Musk.
- Platform ini memperkenalkan fitur pemeriksaan fakta otomatis bernama Vera, berbasis Gemini, untuk menguji kebenaran setiap unggahan.
- Meskipun digugat X Corporation, hakim pengadilan federal memberikan pandangan awal bahwa X telah melepaskan klaim kekayaan intelektual atas kata “tweet” dan logo burung Twitter.
Daftar Isi
“Kami adalah perusahaan kecil, kami punya investor, dan kami punya produk. Kami sudah menunggu berbulan-bulan untuk meluncurkannya, dan kami tidak akan menunggu lagi,” kata Stephen Coates, salah satu pendiri Operation Bluebird, dikutip dari Ars Technica, Sabtu, (29/08).
Sebagai informasi, Coates merupakan salah satu mantan karyawan di era Twitter sebelum diakuisisi Musk, ia menjabat sebagai penasihat hukum Twitter di perusahaan dulu dan saat ini (Twitter.now).
Twitter.now Sudah Resmi Diluncurkan
Dari pantauan Uzone.id, situs Twitter.now sedang mengalami gangguan dan belum bisa digunakan sepenuhnya oleh pengguna. Dalam halaman utamanya, Twitter.now menulis pengumuman bahwa mereka akan kembali sesegera mungkin.
“Kami sedang mengalami gangguan dan kami sedang mengatasinya. Kami sudah belajar banyak dari kesalahan ini dan akan segera kembali secepatnya,” tulis situs tersebut.
Dilihat dari situsnya sendiri, Twitter.now benar-benar dibuat mirip dengan aplikasi Twitter jaman dulu, khas warna biru muda dengan logo burung. Platform ini kemungkinan akan dibuat seperti Twitter, yaitu sebagai platform untuk saling bertukar gagasan lewat cuitan/tweet.
“Kami sedang membangun kembali pengalaman yang dulu disukai jutaan orang: sebuah tempat di mana berita pertama kali muncul, gagasan saling bertukar, komunitas terbentuk, dan siapa pun dapat menyuarakan pendapatnya. Tapi, kami tidak bermaksud untuk menghidupkan kembali masa lalu,” tulis mereka.
Mereka juga menegaskan bahwa Twitter.now sama sekali tidak terafiliasi dengan perusahaan X milik Elon Musk.
“Operation Bluebird tidak berafiliasi dengan X Corp, (kami) adalah perusahaan media sosial independen yang sedang membangun wadah baru untuk percakapan terbuka dan real-time,” tegas platform tersebut.
Fitur Twitter Versi Baru: Sistem Verifikasi Tweet
Salah satu fitur baru yang menjadi perhatian adalah sistem pemeriksaan fakta otomatis bernama Vera, yaitu “veracity engine for real-time analysis” atau mesin analisis kebenaran secara real-time yang berbasis Gemini.
Sistem tersebut berjalan pada setiap unggahan atau tweet di Twitter.now untuk menguji kebenaran pesan-pesan yang diunggah. Tujuannya adalah untuk mengembalikan ruang publik yang lebih aman dan tidak hanya untuk viralitas semata.
“Kami mengatakan kebebasan berbicara, bukan kebebasan untuk mendapatkan engagement. Kami ingin orang-orang mengatakan apa yang mereka inginkan, tetapi kami juga ingin menciptakan platform yang tidak secara finansial bergantung pada konten viral yang berbahaya atau tidak akurat.”
Sengketa Merek Dagang dengan X Corporation
Soal nama yang sangat mirip dengan aplikasi yang kini berganti nama menjadi X, pihak Operation Bluebird meyakini kalau identitas dan kekayaan intelektual akan nama Twitter sudah sepenuhnya ditinggalkan Elon Musk karena sudah mengganti nama perusahaan tersebut menjadi X.
Keputusan Musk mengganti identitas Twitter menjadi X dianggap telah membuka peluang Operation Bluebird untuk mengklaim merek dagang Twitter sehingga mereka merasa ‘berhak’ membangkitkannya kembali.
Tapi, bukan Elon Musk namanya kalau mereka diam saja. Niat startup tersebut untuk membangkitkan lagi Twitter pun sempat mendapat tantangan dari X Corporation.
Tahun lalu, perusahaan itu langsung menggugat Operation Bluebird dan meminta hakim federal di Delaware mengeluarkan perintah untuk mencegah peluncuran versi baru Twitter.
Meski begitu, dalam persidangan pada April 2026, Hakim Pengadilan Distrik AS Colm Connolly memberikan pandangan sementara bahwa X telah melepaskan klaim kekayaan intelektual atas kata “tweet” dan logo burung Twitter. Bahkan, kemungkinan juga terhadap kata “Twitter”.
Tapi hingga saat ini, hakim belum mengeluarkan perintah tertulis terkait perkara tersebut dan nasib Twitter.now masih belum jelas. Tapi, bagi tim Operation Bluebird, pernyataan hakim tersebut sudah cukup dan menjadi lampu hijau untuk meluncurkan Twitter.now.
FAQ Artikel
Siapa Operation Bluebird itu?
Operation Bluebird adalah startup asal Virginia, Amerika Serikat yang berupaya menghidupkan kembali nama dan logo Twitter. Salah satu pendirinya adalah Stephen Coates, mantan penasihat hukum Twitter.
Apa itu Twitter.now?
Twitter.now adalah jaringan media sosial yang diluncurkan oleh Operation Bluebird. Platform ini dirancang mirip dengan Twitter sebelum diakuisisi Elon Musk, dengan fokus pada pertukaran gagasan dan percakapan real-time.
Apa perbedaan Twitter.now dengan X (Twitter lama)?
Twitter.now menegaskan tidak berafiliasi dengan X Corp milik Elon Musk. Selain itu, Twitter.now memperkenalkan sistem pemeriksaan fakta otomatis bernama Vera yang berbasis Gemini untuk menguji kebenaran setiap unggahan.
Bagaimana Twitter.now mengatasi masalah disinformasi?
Twitter.now menggunakan sistem pemeriksaan fakta otomatis bernama Vera (veracity engine for real-time analysis) berbasis Gemini. Sistem ini berfungsi menguji kebenaran pesan di setiap unggahan untuk menciptakan ruang publik yang lebih aman.
Apakah ada masalah hukum terkait penggunaan nama 'Twitter' oleh Operation Bluebird?
Ya, X Corporation sempat menggugat Operation Bluebird. Namun, Hakim Pengadilan Distrik AS Colm Connolly memberikan pandangan sementara bahwa X telah melepaskan klaim kekayaan intelektual atas kata “tweet” dan logo burung Twitter, bahkan kemungkinan juga terhadap kata “Twitter”.
