
-
Presiden Donald Trump (Foto: CNN)
Uzone.id - Menyusul kabar soal upaya penangguhan dan penghapusan berbagai konten yang berhubungan dengan Donald Trump, twitter juga mengambi Langkah lain setelah menangguhkan secara permanen akun Trump.Baca juga: Aplikasi-aplikasi yang Diblokir karena Trump
Berbagai cuitan yang dibuat oleh akun yang berhubungan dengan QAnon ini dilaporkan semakin memperkeruh suasana dan menjadi salah satu penyebab pecahnya kericuhan di Capitol, Amerika Serikat. Demikian yang dikutip dari Uzone.id, Selasa (12/1)
Sebenarnya, Twitter mulai menindak akun-akun QAnon sejak musim panas tahun lalu, kemudian mempercepat penindakan semenjak pecahnya kericuhan di AS.
Baca juga: Twitter Tangguhkan Akun Trump Selamanya
Dari penindakan tersebut pula, Twitter menemukan fakta bahwa adanya pola tiap satu orang yang mengoperasikan banyak akun untuk menyebarkan teori konspirasi QAnon yang menyulut kericuhan.
Akibat lain yang ditimbulkan dari penindakan ini yaitu adanya penurunan jumlah pengikut mencapai angka ribuan pada akun-akun tertentu yang ternyata milik sejumlah anggota parlemen dan tokoh lain yang selama ini ada di lingkar Donald Trump.
Mereka mengeluh kehilangan ribuan pengikut selama akhir pekan atau lebih tepatnya saat tindakan penghapusan 70 ribu akun dilakukan oleh pihak Twitter.