
Uzone.id - Vivo X300 Ultra sudah meluncur, giliran model terakhir dari jajaran X300 Series yang debut di pasaran global, yakni Vivo X300 FE. Meski jadi varian dengan spesifikasi ‘paling rendah’, ponsel ini tetap bawa konfigurasi kamera yang mumpuni.
Vivo X300 FE bawa kamera utama 50 MP dengan bukaan lensa f/1.57 dan sudah mendukung OIS. Tipis-tipis begini, ponsel ini juga punya kamera periscope telephoto 50 MP dengan kemampuan 3x optical-zoom dan juga OIS, serta kamera ultrawide 8 MP.Namun yang menarik, ini adalah model FE pertama yang bisa dipasangkan dengan aksesori Telephoto Extender Gen 2. Ketika lensa periscope telephoto-nya dipasangkan dengan aksesori ini, jangkauan perbesarannya bisa lebih jauh setara 200mm.
Dan sudah pasti, tangkapan kamera Vivo X300 FE juga sudah dimaksimalkan oleh pemrosesan Zeiss dan AI True Clarity Engine.
Kombinasi perangkat lunak ini menjaga warna tetap natural dan detail tajam, bahkan saat menggunakan perbesaran jauh dari lensa periscope telephoto. Ponsel ini juga sanggup merekam video resolusi 8K pada 30 FPS atau 4K pada 120 FPS.
Ya, seperti yang kami tulis di atas, Vivo X300 FE memang dirancang tipis dan cukup ringan. Ketebalan bodinya 7,99 mm dengan bobot 190 gram. Bodinya juga tangguh berkat sertifikasi tahan air dan debu IP68 serta IP69.
Di sektor layar, Vivo X300 FE punya layar AMOLED seluas 6,31 inci. Ukurannya pas, sehingga dimensi ponsel pun jadi enak buat digenggam satu tangan.
Layar 1,5K ini sudah mendukung refresh rate adaptif 1-120Hz, tingkat kecerahan mencapai 5.000 nits, serta terdapat lubang kamera yang menjadi rumah bagi kamera depan 50 MP dengan fitur autofokus.
Untuk dapur pacunya, Vivo X300 FE ditenagai prosesor Snapdragon 8 Gen 5 yang disandingkan dengan RAM LPDDR5X Ultra sebesar 12 GB. Kapasitas penyimpanannya menggunakan format UFS 4.1 dengan pilihan 256 GB dan 512 GB.
Suhu perangkat juga bakal dijaga tetap stabil oleh sistem pendingin vapor chamber liquid cooling saat menjalankan tugas berat.
Vivo berhasil membenamkan baterai raksasa berjenis BlueVolt dengan kapasitas 6.500 mAh ke dalam sasis yang terbatas ini.
Baterai tersebut mendukung fast charging 90W dan wireless charging 40W. Kehadiran wireless charging ini menjadi peningkatan signifikan, mengingat fitur tersebut sama sekali absen pada generasi sebelumnya, Vivo X200 FE.
Dari sisi software, Vivo X300 FE berjalan menggunakan antarmuka OriginOS 6 berbasis sistem operasi Android 16. Ponsel ini dijamin mendapatkan update OS selama lima tahun dan pembaruan keamanan hingga tujuh tahun ke depan.
Hingga saat ini, Vivo belum mengungkap harga resmi X300 FE. Kabar baiknya, Vivo X300 FE dipastikan meluncur di Indonesia, setidaknya berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari database TKDN Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan e-Sertifikasi Postel Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).