
Salah satu rekaman paling langka di dunia, The Black Album karya Prince kini muncul kembali. Recordmecca, situs kolektor milik mantan pejabat label yang menaungi Prince, menjual salinan album tersebut senilai US$15 ribu atau Rp203 juta.
Diberitakan AFP, The Black Album adalah karya Prince pada 1987. Namun album tersebut ditarik dari pasar sepekan sebelum rilis atas permintaan Prince sendiri.
Mulanya, Prince yang ketika masa itu berada di puncak popularitas, ingin merilis album tersebut dengan cara yang tak biasa. Ia ingin album tersebut dirilis tak bernama atau pun berjudul serta dikirim ke toko secara rahasia.
"Selama 30 album, dua kiriman pos tersebut tersimpan tak terjamah di antara kotak penyimpanan vinil," tutur Gold.
Mantan pejabat label tersebut kemudian memutuskan menjual tiga salinannya. Gold menawarkan satu salinan dijual secara daring, dan mengatakan ia telah menjual satu salinan lainnya secara langsung dan akan mencantumkan yang ketiga dalam kesempatan mendatang.
Gold mengatakan ia akan melampirkan sertifikat keaslian vinil tersebut.
Prince pada akhir 1994 memutuskan merilis The Black Album dalam bentuk cakram padat secara terbatas dan kaset alih-alih vinil. Tindakan Prince, baik pada 1987 ataupun 1994, membuat vinil The Black Album menjadi pencarian amat berharga bagi para kolektor.