
Shanghai, Uzone.id — Jagoan Vivo, X300 Series sudah meluncur di pasar China pada Senin malam, (14/10) di Shanghai Indoor Stadium. Membawa 2 varian yaitu X300 dan X300 Pro, keduanya jadi senjata Vivo untuk menantang dominasi flagship Samsung dan Apple.
Hadir dengan bodi yang cukup compact bahkan bisa disebut sebagai ‘compact flagship’, smartphone ini jadi yang pertama yang dibekali dengan prosesor MediaTek 9500. Gak cuma itu, Vivo X300 Series juga masih mengandalkan ZEISS sebagai partner mereka dalam sektor kamera.Sudah ditunggu-tunggu pencinta mancanegara, Vivo X300 Series akhirnya meluncur di China dengan harga Rp10 jutaan ke atas. Nah, kira-kira, smartphone flagship ini bakal ikut meluncur ke Indonesia juga gak ya?
Meski generasi yang sebelum-sebelumnya meluncur ke Indonesia (X100 dan X200 series), tapi kehadiran Vivo X300 series masih belum dikonfirmasi nih, Uzoners. Tapi, PR Manager Vivo Indonesia membocorkan soal kepastian smartphone ini.
“Pastinya kita kembali lagi melihat apa yang lagi dibutuhkan sama masyarakat di Indonesia dan konsumen kami. Aku bisa bilang, di tahun ini kita akan ada dua lagi flagship. Tapi aku belum bisa bilang apa,” kata Alexa Tiara di tengah-tengah rangkaian acara peluncuran Vivo X300 series.
Melihat dari kisi-kisinya soal ‘dua flagship’ tersebut, sepertinya Vivo X300 series kemungkinan menjadi smartphone yang dimaksud. Apalagi smartphone flagship ini jadi penutup rangkaian flagship Vivo tahun ini.
“Jadi dari dua flagship ini, itu penutup Vivo as a whole,” tambahnya.
Sayangnya, Alexa enggan nge-spill lebih jauh soal dua flagship yang dimaksud. Bahkan enggan menyebut kapan smartphone tersebut akan meluncur. Tapi, pastinya akan diluncurkan di sisa 2025 ini. Bisa saja di Oktober, Novermber atau Desember. Mari kita lihat nanti.
Spesifikasi Vivo X300 Series
Keduanya punya dimensi yang tak jomplang sebenarnya, salah satu perbedaan utamanya terletak pada ukuran layar. X300 dilengkapi dengan layar OLED 6,3 inci berkecepatan 120 Hz, sedangkan X300 Pro memiliki layar OLED 6,78 inci berkecepatan 120 Hz.
Nah, selain layar dan bodi, perbedaan lain dari dua adik-kakak ini adalah baterainya. Varian X300 punya kapasitas baterai sebesar 6.040mAh sementara varian X300 Pro dibekali dengan baterai luas yaitu 6510mAh.
di sektor fotografi, X300 juga hadir dengan 3 kamera dengan kamera utama 200 MP ZEISS Main Camera, ZEISS APO Telephoto Camera, dan 200 MP Ultra-Clear Portrait. Ponsel ini juga mendukung 4K Stage All-in-One Recording, Dual-View Stage Video, serta 4K 120 fps Pro Video.
Fitur lainnya termasuk ZEISS Natural Portrait, AI Landscape Master, dan Multi-Focal Portrait Snapshot, semuanya ditampilkan di layar ZEISS Master Color Display.
Vivo X300 Pro juga membawa 3 kamera belakang dengan kamera utama 200 MP dengan OIS, lensa ultra-wide 50 MP dan 200 MP ZEISS APO Telephoto Camera.
Smartphone ini juga dilengkapi ZEISS Gimbal-Grade Main Camera, serta Pro Imaging Chip V1S untuk hasil foto dan video yang lebih stabil dan detail. Fitur unggulannya meliputi 4K Stage All-in-One Recording, Dual-View Stage Video, dan Telephoto Flower & Bird Shots.
Ada juga 20x Long-Range Motion Snapshot, 4K 120 fps Dolby Vision Video, 4K 120 fps 10-Bit Log Video, dan AI Landscape Master.
Vivo X300 Series membawa sistem operasi OriginOS 6 dimana sistem operasi baru ini membawa tampilan Origin Design, animasi halus lewat Origin Smooth Engine, serta fitur efisien Origin Island. vivo juga menyertakan vivo Office Kit dan Flip Cards untuk personalisasi pengguna.
Harga Vivo X300 series
Vivo X300 Series tersedia dengan beberapa 2 varian yaitu varian X300 dan X300 Pro. untuk varian X300 hadir dengan 2 versi penyimpanan m RAM 12 GB dan RAM 16 GB dan penyimpanan. 256GB, 512 GB hingga 1TB. Sementara untuk varian X300 Pro tersedia dalam 3 varian penyimpanan yaitu RAM 12 GB dan 16GB dengan penyimpanan 256, 512 GB hingga 1TB.
Berikut harga Vivo X300 Series untuk versi China: