home ×
Digilife

Waspada! 10 Tipe Email Jebakan Hacker, dari Bantuan Pemerintah Sampai Vaksin Corona

16 April 2020 By
Waspada! 10 Tipe Email Jebakan Hacker, dari Bantuan Pemerintah Sampai Vaksin Corona
Share
Share
Share

(Ilustrasi foto: Austin Distel / Unsplash)

Uzone.id -- Semakin lama masa pandemi corona berlangsung, rasanya semakin harus lebih waspada terhadap aktivitas di ranah digital karena para hacker dan serangan malware kerap memanfaatkan situasi seperti ini.

Dalam diskusi “Cyberattacks During Pandemic Times” yang digelar oleh Kaspersky pada Rabu (17/4), Director of Asia Pacific (APAC) Research Group Vitaly Kamluk memaparkan beberapa jenis kejahatan siber yang berbentuk serangan malware dan penipuan online dari para hacker melalui email.

“Selama pandemi COVID-19, para hacker memang memanfaatkan isu sensitif ini untuk menyerang orang-orang dengan gimmick dan berbagai upaya. Cara yang paling sering terjadi dan mungkin memang mudah digunakan hacker adalah melalui penipuan email,” ungkap Kamluk melalui presentasi virtual pada Rabu (17/4).

Baca juga: WhatsApp, Ponsel Android dan Driver Laptop Masih Jadi Sasaran Hacker

Dia kemudian menyebutkan ada beberapa jenis email yang layak diwaspadai oleh masyarakat karena para hacker tentu banyak yang cerdas agar pesan email tersebut tampak kredibel dan membuat orang tanpa pikir panjang langsung membuka dan mengklik tautan atau file.

“Kami menemukan tipe penipuan email itu sekarang banyak yang temanya perintah dan bantuan dari pemerintah. Misal, hacker belagak menjadi instansi pemerintah yang memberi perintah atau imbauan tertentu tentang bagaimana warga harus bersikap atau hal-hal lain, informasi lebih lanjut berada di tautan email. Nah, ini harus diwaspadai,” kata Kamluk.

Dia melanjutkan, “file atau dokumen yang diselipkan oleh hacker itu jangan sekali-sekali dibuka. Mereka malah sering menggunakan jenis dokumen .img, dan file format tersebut cenderung mudah lolos filter, jadi bisa dipastikan tidak masuk ke spam.”

Baca juga: Jangan Langsung Percaya Email 'Cara Sembuhkan Corona'

Selain itu, Kamluk juga memperingatkan hacker akan mencari celah dengan mengirimkan email yang berisi janji mengenai vaksin COVID-19 dengan mengatasnamakan institusi terpercaya seperti World Health Organization (WHO).

“Email scam lainnya, banyak juga yang mendapat janji mengenai vaksin corona, dan sangat mungkin hacker berperan sebagai WHO. Contoh serangan siber yang mengatasnamakan WHO seperti ini, dengan mencantumkan dokumen dengan format pdf.rar, tentu ini juga patut diwaspadai dan tidak perlu diklik,” ungkap Kamluk.

Berikut beberapa tipe email penipuan hacker yang memanfaatkan situasi pandemi untuk mencuri data pribadi pengguna, hingga menyebarkan virus malware:

  1. Perintah dari pemerintah
  2. Penipuan reimburse atau penggantian dana
  3. Perjanjian vaksin COVID-19
  4. Penawaran perlengkapan tes COVID-19 untuk di rumah
  5. Pura-pura menjadi institusi atau staf medis
  6. Email donasi dan sumbangan
  7. Penawaran aplikasi mobile pemantau infeksi virus corona
  8. Penawaran investasi dan saham
  9. Penawaran produk medis yang sedang dicari (seperti masker, hand sanitizer)
  10. Inisiatif dukungan finansial dari pemerintah

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

4 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
DimasHardstyle 17 April 2020 | 03:59:53

Para Penjahat online memanfaatkan. dunia maya internet yang sedang banyak digunakan. dengan malware parah

Miskin aman 17 April 2020 | 03:54:07

harus selalu waspada jangan terlalu percaya

Firza Akvila 16 April 2020 | 11:41:10

ada beberapa jenis email yang layak diwaspadai oleh masyarakat karena para hacker tentu banyak yang cerdas

DHStyle 16 April 2020 | 09:39:58

kenapa ya, penjahat online sekarang malah nambah banyak? padahal dunia sedang keadaan darurat

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id