
Uzone.id - Banyak pengendara yang menggunakan mobil di jalan tidak memikirkan risiko adanya masalah yang mampu membuat mobil mogok. Padahal ada cukup banyak gangguan yang terjadi tanpa diduga dan sulit ditangani sendiri.
Pasalnya gangguan seperti ini sering muncul tanpa peringatan yang jelas, mobil yang awalnya normal tiba-tiba kehilangan tenaga, muncul indikator menyala pada dashboard, atau mendadak tidak bisa berjalan dengan baik di tengah perjalanan."Banyak pengendara baru berhenti ketika mobil benar-benar tidak bisa jalan. Padahal sebelumnya kendaraan sudah memberikan tanda-tanda gangguan," ujar Ardy Alam selaku CEO Garasi.id dikutip dari keterangan resminya.
Nah untuk mengenali masalah pada mobil, sebenarnya terdapat beberapa tanda yang bisa diketahui oleh pemilik sebelum melakukan perjalanan.
Berikut masalah yang paling sering muncul pada mobil ketika perjalanan:
1. Mesin overheat saat macet
Kondisi ini sering terjadi setelah mobil dipakai perjalanan jauh atau terjebak kemacetan panjang. Tanda-tanda awalnya bisa diliaht dari jarum temperatur yang mulai naik.
Jika diabaikan, dalam waktu yang singkat, suhu mesin bisa melonjak drastis hingga mengeluarkan uap dari kap mesin.
Pasalnya, masalah overheat tidak selalu karena kurang air radiator, tapi juga bisa dari berbagai hal lain seperti kipas radiator mati, selang bocor, thermostat bermasalah, hingga sistem pendingin sudah tidak optimal.
Jika dipaksakan tetap jalan memang bisa, tapi risio kerusakan mesin menjadi lebih besar dan biaya perbaikannya tidak murah.
2. Transmisi matic menghentak dan tidak responsif
Pengendara mobil banyak yang tidak mengetahui masalah ini, transmisi matic menghentak saat pindah gigi dan rpm tinggi tapi tidak melaju normal.
Jika mengalami ini, sebaiknya urungkan perjalanan menggunakan mobil. Karena kalau dipaksakan, bisa-bisa mogok di jalan dan sulit untuk melakukan evakuasi kendaraan.
Gangguan seperti ini sulit ditangani sendiri karena berkaitan dengan sistem transmisi yang sangat kompleks.
Jika dipaksakan berjalan sampai tujuan, bisa memperparah kerusakan internal transmisi yang perbaikannya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
3. Mobil mati mendadak
Awalnya mesin memang normal, tetapi setelah dimatikan saat beristirahat, justru mobil tidak mau menyala kembali seperti sedia kala.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari aki soak, alternator bermasalah, stater lemah, hingga gangguan sistem kelistrikan.
Karena penyebabnya tidak selalu terlihat jelas, maka banyak pengendara kesulitan untuk melakukan perbaikan mandiri dan sulit mengambil keputusan untuk evakuasi mobil.
4. Indikator menyala
Setiap mobil biasanya memiliki beberapa indikator seperti check engine, ABS, oli, hingga indikator transmisi.
Jika indikator-indikator tersebut menyala secara tiba-tiba, kerap membuat pengendara bingung dan panik. Sebagian masih memilih mengabaikannya selama mobil masih bisa berjalan.
Padahal, beberapa indikator yang menyala tersebut bisa menjadi tanda awal terjadinya kerusakan yang serius.
Jadi kalau sebelum berangkat indikator ini sudah menyala, sebaiknya urungkan melakukan perjalanan.
Karena gangguan seperti ini tidak bisa diketahui dengan melihat fisik kendaraan. Banyak kasus justru perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber masalah.
5. Bunyi kasar tidak normal
Pada perjalanan jauh, banyak pengendara merasakan beberapa hal tidak normal pada mobil seperti setir bergetar, bunyi gluduk di bawah mobil, suara dengung, atau mobil tidak stabil.
Biasanya gangguan ini disebabkan dari adanya kerusakan pada kaki-kaki, baik suspensi, roda, dan bearing. Meskipun sepele, namun bisa berbahaya jika dibiarkan terutama digunakan dalam kecepatan tinggi.
Fatalnya, jika kondisi-kondisi di atas terjadi pada mobil, banyak pengendara yang tetap memaksakan perjalanan karena kebingungan untuk melakukan tindakan.
Jika bingung, sebenarnya pengendara mobil bisa melakukan pengecekan ke bengkel atau memanggil layanan darurat.
Salah satunya Garasi.id yang punya dua jenis layanan yang bisa disesuaikan dengan kondisi kendaraan, mulai dari penanganan ringan di lokasi hingga evakuasi kendaraan menggunakan layanan towing express.
Jika kendalanya cukup ringan pun, bisa ditangani di tempat dengan menggunakan layanan Asisten Darurat dari Garasi.id.
Bantuan mencakup jumper aki saat mobil sulit distarter, penggantian ban ketika bocor atau pecah, pengangataran bahan bakar saat kehabisan BBM, hingga bantuan jika kunci tertinggal di dalam mobil.
Namun jika masalah pada mobil cukup serius, langkah paling aman adalah dengan melakukan evakuasi secara cepat dan aman.
Pada layanan Towing Express Garasi.id, konsumen bisa menggunakan dalam berbagai kondisi seperti mesin overheat, transmisi bermasalah, mobil amti total, gangguan kelistrikan, hingga kendala teknis lainnya.
Menariknya, layanan-layanan darurat dari Garasi.id tadi bisa diakses hanya dengan berlangganan Rp500 ribu selama 3 bulan yang bisa digunakan sampai 3 kali baik untuk Asisten Darurat ataupun Towing Express.