Home
/
Digilife

Waspada Situs Palsu Pre-order iPhone 18 Pro, Isi Rekening Jadi Target

Kaspersky menemukan situs palsu menjual iPhone 18 dengan diskon curang untuk mencuri data pribadi, sehingga kita perlu waspada dan selalu beli dari toko resmi.

Waspada Situs Palsu Pre-order iPhone 18 Pro, Isi Rekening Jadi Target

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Kaspersky menemukan situs-situs palsu yang menawarkan penjualan "iPhone 18" dengan diskon besar dan skema pembelian menarik, memanfaatkan tingginya antusiasme pembeli.
  • Situs penipuan ini dirancang meyakinkan dengan spesifikasi teknis, beragam bahasa, dan pilihan pembayaran seperti Bitcoin, bahkan menawarkan opsi warna yang tidak resmi.
  • Tujuan utama penipu adalah mengumpulkan data pribadi (nama, email, nomor telepon) serta informasi pembayaran calon pembeli untuk disalahgunakan.
  • Kaspersky menyarankan pembelian di toko resmi atau penjual tepercaya, serta mewaspadai penawaran diskon yang tidak masuk akal dan produk dengan opsi tidak sesuai pengumuman resmi Apple.

Uzone.id — Antusiasme penjualan perdana iPhone 18 yang tinggi selalu dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk menjebak korban baru. Kaspersky menemukan adanya sejumlah situs palsu yang menawarkan perangkat baru Apple dengan harga dan skema pembelian yang tampak menarik.

Dalam laporan yang dibagikan Kaspersky, Sabtu, (27/09), Ssitus-situs tersebut muncul dalam various bahasa, termasuk Inggris, Arab, dan Portugis dengan menawarkan penjualan iPhone 18 Pro dengan diskon hingga 25 persen. 

Biar makin mudah dipercaya, tampilannya dilengkapi spesifikasi teknis agar terlihat meyakinkan, sementara salah satu pilihan pembayarannya menggunakan Bitcoin.




Ada pula situs berbahasa Portugis yang menyasar pengguna di Brasil. Situs ini menawarkan pre-order iPhone 18 Pro dengan harga dalam mata uang Brasil. 

Awalnya memang terlihat sangat menjanjikan, calon pembeli bisa memilih warna dan kapasitas penyimpanan, tapi yang bikin janggal, pengguna bisa memilih warna yang berbeda dari varian yang diumumkan Apple saat peluncuran.

Untuk menarik minat, situs tersebut mengklaim pembeli tidak perlu membayar lunas di awal. Penjualnya juga menjanjikan pengembalian dana penuh jika pesanan dibatalkan. 




Modus-modus dengan penawaran too good to be true ini tentunya adalah penipuan belaka. Kaspersky pun mengingatkan agar penawaran-penawaran seperti ini tidak langsung dipercaya.

Pasalnya tujuan mereka hanya satu, yaitu mengumpulkan data pribadi serta informasi pembayaran calon pembeli.

Setelah calon pembeli memilih perangkat, situs meminta nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, hingga kontak WhatsApp. 

Mereka kemudian diminta memasukkan detail kartu bank. Data yang terkumpul berisiko dipakai untuk penipuan lanjutan, sementara informasi pembayaran bisa disalahgunakan.

Olga Altukhova, Senior Web Content Analyst di Kaspersky mengatakan bahwa selama bertahun-tahun, pihaknya telah melihat munculnya berbagai penawaran penipuan yang bertepatan dengan peluncuran perangkat populer, seperti iPhone 18 Pro ini.

“Antusiasme konsumen dapat memberikan keuntungan tambahan bagi penjahat siber dan meningkatkan peluang mereka untuk meraup keuntungan,” tambah Olga.

Ia pun menyarankan pembeli untuk memilih toko resmi atau penjual tepercaya. Diskon yang terasa terlalu menggiurkan, serta pilihan produk yang berbeda dari pengumuman resmi Apple, patut dicurigai.

Bagi masyarakat, jangan mudah tergiur dengan penawaran di luar aplikasi resmi. Sebelum memesan, periksa alamat situs dengan teliti, termasuk ejaan nama toko atau perusahaan. Kaspersky juga menyarankan penggunaan metode pembayaran yang membatasi paparan informasi rekening, mengaktifkan autentikasi dua faktor pada akun dan aplikasi keuangan, serta rutin memeriksa transaksi untuk mengetahui jika ada aktivitas yang tidak dikenal.

 

FAQ Artikel

Apa modus penipuan iPhone 18 yang ditemukan Kaspersky?

Penjahat siber membuat situs palsu yang menawarkan iPhone 18 Pro dengan harga diskon hingga 25 persen dan skema pembelian menarik, memanfaatkan tingginya antusiasme penjualan perdana.

Bagaimana tampilan situs penipuan ini untuk menjebak korban?

Situs-situs ini dirancang meyakinkan dengan spesifikasi teknis, tersedia dalam berbagai bahasa, dan bahkan menawarkan pilihan pembayaran menggunakan Bitcoin. Ada juga yang menawarkan warna perangkat yang berbeda dari varian resmi Apple.

Informasi apa saja yang diminta oleh situs penipuan tersebut?

Calon pembeli diminta mengisi nama lengkap, nomor telepon, alamat email, kota tempat tinggal, kontak WhatsApp, hingga detail kartu bank.

Apa risiko dari memberikan data pribadi dan pembayaran kepada situs palsu?

Data yang terkumpul berisiko dipakai untuk penipuan lanjutan, sementara informasi pembayaran bisa disalahgunakan oleh penjahat siber.

Apa saran Kaspersky untuk menghindari penipuan iPhone 18 ini?

Disarankan untuk memilih toko resmi atau penjual tepercaya, mewaspadai diskon yang terlalu menggiurkan atau pilihan produk yang berbeda dari pengumuman resmi Apple, serta selalu memeriksa alamat situs dengan teliti. Selain itu, gunakan metode pembayaran yang membatasi paparan informasi rekening, aktifkan autentikasi dua faktor, dan rutin periksa transaksi.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article