icon-category Sport

Wawancara Eksklusif dengan Desainer Sepatu Nike Hypervenom 3

  • 06 Feb 2017 WIB
  • Bagikan :

    Dalam dua pekan terakhir, beberapa bintang-bintang sepak bola dunia yang disponsori Nike mencuri perhatian dengan menggunakan sepatu baru mereka, Hypervenom 3.

    Gonzalo Higuain, Harry Kane, Robert Lewandowski, dan Edinson Cavani adalah beberapa striker top dunia yang memeragakan sepatu Hypervenom generasi ketiga berwarna kuning-merah tersebut.

    JUARA.net mencoba sendiri sepatu Hypervenom 3 pada acara peluncuran untuk kawasan Asia Tenggara di Bangkok, Thailand, akhir pekan lalu.

    Sebagai lanjutan dari kerjasama erat JUARA.net dengan Nike, kami lalu dapat kesempatan untuk mewawancarai secara ekslusif Nathan van Hook, Direktur Desain Senior Nike Football, melalui surat elektronik.

    Berikut adalah pemaparan pria yang juga merancang Air Yeezy 2, sepatu khas Kanye West, tersebut.

    Sebagai sepatu generasi ketiga, apa elemen Hypervenom 3 yang mengandung unsur dari dua generasi pertama Hypervenom?

    Nike fokus di inovasi-inovasi baru, sehingga kami bekerja keras untuk mengembangkan lempengan baru, serta bagian atas Flyknit anyar dengan pods (lapisan yang bisa membuat bola bergulir lembut saat melakukan kontak dalam kecepatan rendah) busa responsif.

    Ada beberapa elemen mengingatkan kita terhadap Hypervenom pertama, seperti tekstur di bagian atas sepatu.

    Kali ini, bagian atas dibangun dengan Flyknit dan menyertakan pods untuk pertama kalinya. Secara teknologi, sepatu ini terus berkembang seiring kemajuan perkembangan manufaktur, teknologi, dan material.

    Apa pengetahuan mendalam dan masukan dari kedua generasi pertama Hypervenom untuk Hypervenom 3 ini?

    Fokus dari Hypervenom 3 adalah untuk menyepak bola demi mencetak gol. Itu adalah aksi kritis para pemain yang kami perhatikan dan yang paling penting.

    Masukan pemain sangat membantu kami untuk tetap berada di jalur benar dan memenuhi keinginan mereka secara spesifik. Berdasarkan itu, kami bisa mendesain sepatu yang dibuat khusus sesuai spesifikasi atlet kelas dunia.

    Apa tantangan yang Anda hadapi dari awal konsepsi Hypervenom 3 hingga mewujudkannya?

    Hypervenom 3 adalah pencapaian desain/keahlian teknik/dan kemajuan teknologi. Perlu banyak pemecahan masalah untuk menyatukan semua teknologi secara seragam. Namun, pemikiran cerdas dan inovasi membantu kami menyediakan sepatu yang bereaksi terhadap kaki para pemain.

    Mulai dari Flyknit Upper, kabel Dynamic Flywire, dan Rate Dependent Foam Strike Zone, tidak ada satu bagian sepatu ini yang tidak ditekuni secara teliti oleh tim terbaik di dunia.

    Bagaimana para pemain di posisi non kiper dapat memanfaatkan keunggulan Hypervenom 3? Sebagai desainer, berapa besar Anda melihat efek sepatu ke performa para pemain di lapangan?

    Semua pemain dapat mengambil keuntungan dari zona tendangan, plat flexible, serta lateral cutting dari Hypervenom 3. Sebagai contoh, seorang kiper kerap bergerak ke samping dengan sangat cepat untuk melakukan penyelamatan dan mereka menghargai pod zone tendangan untuk mengambil goal kick.

    Semua tergantung dari para pemain, atribut sepatu apa yang paling mereka hargai. Menurut saya semua pemain serius dalam memilih sepatu karena itu adalah alat berharga dari pekerjaan mereka.

     

    Striker Manchester United, Marcus Rashford, berpose di sesi pemotretan Nike Hypervenom 3.
    Striker Manchester United, Marcus Rashford, berpose di sesi pemotretan Nike Hypervenom 3. (NIKE FOOTBALL)

    Apa yang membuat Harry Kane dan Gonzalo Higuain menjadi bagian dari keluarga Hypervenom? Bagaimana proses untuk membuat sepatu yang dapat membantu para striker mencetak gol?

    Kane dan Higuain adalah predator sejati dan kami terhormat mereka memilih Hypervenom 3. Kami tak sabar melihat mereka mencetak gol demi gol dengan sepatu baru mereka dan kami menghargai masukan yang mereka berikan.

    Kami memang selalu memulai dari masukan para atlet. Kami mencari masalah yang perlu dipecahkan agar membantu performa mereka ke level berikutnya.

    Kemudian kami melihat apa yang bisa kami berikan perihal teknologi terbaru dan kolaborasi berlanjut ke model 3D secepat mungkin. Seluruh tim bekerja. Input para pemain juga kami perhatian, dan tentu saja sepatu itu harus terlihat keren.

    Kami bekerjasama dengan nama-nama top di dunia sepak bola dan input mereka tak ternilai.

     

    Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane,  berpose di sesi pemotretan Nike Hypervenom 3.
    Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, berpose di sesi pemotretan Nike Hypervenom 3. (NIKE FOOTBALL)

    Ceritakan sedikit tentang Anda. Bagaimana perjalanan Anda hingga menjadi desainer di perusahaan kelas dunia seperti Nike?

    Saya telah mencintai sepak bola sejak sangat kecil. Selama delapan tahun terakhir saya merasakan kesempatan bekerja di beberapa departemen Nike dan berkolaborasi dengan atlet-atlet terbaik di dunia seperti Ashton Eaton, seorang atlet Olimpiade.

    Kini saya punya pekerjaan impian di Nike Football. Anak kecil yang besar dengan menonton Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat ini tak memercayai apa yang telah ia raih.

    Apakah Anda punya saran atau nasihat kepada para pecinta desain yang ingin memproduksi produk revolusioner sperti Anda?

    Saya menjalani karier luar biasa, jadi saya mendorong pecinta desain yang tertarik untuk mencobanya. Telusuri kreativitas pribadi dan kemampuan memecahkan masalah, untuk menciptakan gaya Anda sendiri.

    Ambil inspirasi dari semua hal: olahraga, alam, arsitektur, dll. Pelajari semua yang Anda bisa tentang material dan teknologi.

    Saya bekerjasama dengan tim hebat dan saya mendukung semua untuk mengelilingi diri Anda dengan talenta serta tim yang saya temui setiap hari. Hal tersebut akan membuat Anda dan semua orang di sekeliling Anda menjadi lebih baik.

    © Juara

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini