home ×
Auto

Waze Sebut Lalu Lintas Saat Transisi PSBB Padat, Tertinggi di Tangerang

14 August 2020 By
Waze Sebut Lalu Lintas Saat Transisi PSBB Padat, Tertinggi di Tangerang
Share
Share
Share
Share

 

Uzone.id - Platform peta mobile, Waze mencatat adanya kenaikan yang cukup signifikan pada masa transisi Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Sepanjang Juni - Juli, kenaikan lalu lintas di beberapa kota diprediksi mencapai 24,3 persen.

Data ini diambil Waze dari beberapa kota di Indonesia, tepatnya Jakarta dan sekitarnya. Dikatakan Waze, dari beberapa kita seperti di Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan, adanya pembatasan sosial yang melonggar membuat pengemudi mulai kembali turun ke jalan.

"Ketika pembatasan mulai melonggar selama masa transisi ini (18 Juni - 22 Juni 2020), terdapat peningkatan kilometer per hari yang ditempuh pengguna Waze di setiap kota di Indonesia, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya," ujar Marlin R. Siahaan, Country Manager Waze Indonesia, dalam keterangannya, Jumat, 14 Agustus 2020.

Dalam data yang dimilikinya, kemacetan lalu lintas di kota-kota tersebut memang berbeda-beda. Tangerang misalnya, meningkat 32,7 persen. Sedangkan kemacetan di Bekasi meningkat 22,5 persen. Jakarta dan Tangerang Selatan terhitung masih rendah dengan kenaikan fenomena macet, masing-masing, 21,7 persen dan 20,1 persen.

"Angka-angka ini menunjukkan tren peningkatan lalu lintas di jalan raya dibandingkan dengan periode saat PSBB pertama kali diterapkan pada April (23 April - 23 Mei 2020). Peningkatan lalu lintas di kota Tangerang relatif lebih tinggi, yang mana hal ini dapat dikaitkan dengan peningkatan jumlah karyawan yang pulang pergi ke ibu kota Jakarta untuk bekerja pasca pelonggaran kebijakan pembatasan," ujar Marlin.

Di Waze, kata dia, pihaknya menstimulasi pengemudi agar terus mengikuti arahan pemerintah Indonesia, dalam hal ini menunjukkan bahwa masanya masih dalam tahap transisi PSBB. Waze juga menyarankan pengemudi harus tetap waspada dengan mengikuti semua protokol kesehatan yang diperlukan dan mempraktikkan jarak sosial, terutama saat bepergian maupun saat bekerja di kantor.

“Menanggapi wabah COVID-19 di Indonesia, Waze telah menambahkan lebih dari 130 rumah sakit rujukan pada peta kami untuk mendukung upaya tanggap darurat. Pengguna Waze dapat menemukan rumah sakit rujukan terdekat dengan memasukkan kata kunci seperti 'COVID', 'covid', 'coronavirus', 'virus korona', dan 'rumah sakit corona' di kolom pencarian, yang dapat memberikan informasi dengan aman kepada para pengguna yang diharuskan untuk mengemudi," paparnya.

Selain itu, kata Marlin, Waze juga terus mengajak pemerintah dan mitra di seluruh dunia untuk secara proaktif menyumbangkan data lokasi pusat pengujian medis dan pusat distribusi makanan darurat melalui COVID-19 Landing Page.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

1 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Andar str 14 August 2020 | 19:08:14

perbedaannya dengan GPS biasa apa

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article