
Bersamaan dengan peluncuran Confero, SAIC GM Wuling (SGMW) Motor Indonesia optimis dapat memenangkan hati masyarakat menengah kebawah di Indoensia.
Memasuki semester kedua 2017, President SGMW Motor Indonesia Xu Feiyun, mengatakan akan mengoptimalkan penjualan produknya. Tak tanggung-tanggung, ia mematok target penjualan bisa menyentuh angka 8.000 unit sampai akhir tahun nanti.
"Targetnya bisa menjual 8.000 unit sampai tahun ini, kalau penjualan sukses tentu targetnya bakal lebih lagi," kata Feiyun di Jakarta, Rabu (2/8).
Lebih lanjut ia juga menunjukkan optimismenya untuk bisa memasarkan 40 ribu unit kendaraan sepanjang 2018.
Lihat juga:Wuling Convero Dibanderol Kurang Dari Rp130 Juta |
|
Interior Wuling Confero. (Foto: CNN Indonesia/ Hesti Rika)
|
Beberapa fitur keamanan antara lain pemantau tekanan ban, ABS, EBD, Dual Front SRS Airbag, Isofix, Auto Door Lock, Auto Unlock Collision, sensor empat kamera belakang untuk parkir dan dua kamera di depan serta rem cakram depan dan belakang, termasuk juga fitur Immobilizer, Smart Key sampai dengan Anti Theft System.
SGMW juga sudah menanamkan investasi sebesar US$700 juta untuk membangun pabriknya di kawasan Cikarang, Jawa Barat dengan kapasitas 120 ribu unit.
Lihat juga:Menanti Mobil Baru Wuling Setara LCGC |
Wuling Confero dirilis dalam tiga varian, pertama Wuling Confero dengan banderol Rp128,8 juta, Confero S tipe C Rp150,9 juta dan terakhir varian tertinggi Convero S tipe L Rp162,9 juta on the road Jakarta.
Supplier Suku Cadang Lokal
Dengan harga murah untuk sekelas mobil LMPV, ada berbagai alasan seperti yang diungkapkan Vice President of Vehicle Sales, Service and Marketing Wuling Motors Cindy Cai.
Kata Cindy, penekanan biaya modal sudah dilakukan dari mulai membuat desain Confero. Begitu juga, untuk supplier dan suku cadang kendaraan telah bekerjasama dengan Indonesia, persentasenya sebanyak 56 persen.
"Desain lebih hemat biayanya. Kami mencari supplier suku cadang, karena sejauh ini baru bisa mengakomodir sekitar 56 persen pasokan suku cadang dari Indonesia. Hal itu dilakukan untuk menggenjot harga mobil agar lebih terjangkau," kata Cindy.
Sementara, Brand Manager SGMW Motor Indonesia Dian Asmahani, berujar bahwa pihaknya telah menerima surat pemesanan kendaraan (SPK) atas Confero. Namun, Dian belum mau membuka wilayah mana yang menjadi mayoritas pemesanan Confero. Ia memastikan sejauh ini sudah menerima 800 unit pemesanan.